Bank OCBC NISP Berikan Bantuan 700 Anak Korban Banjir

NERACA

Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk memberikan bantuan kepada sekitar 700 anak dalam bentuk pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat-obatan dan vitamin, serta makanan tambahan bergizi seperti susu, kacang hijau dan biskuit. Anak-anak tersebut merupakan korban banjir di wilayah DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

\"Karena bencana banjir tersebut memang menyisakan permasalahan sosial bagi sebagian masyarakat, khususnya mereka yang terkena dampak langsung. Tidak sedikit yang kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke tempat-tempat penampungan dengan kondisi cukup memprihatinkan, di mana kesehatan dan kualitas gizi anak-anak terabaikan,” jelas Tina Tjintawati, Corporate Communication Division Head Bank OCBC NISP, dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (18/3).

Kegiatan pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dariCorporate Social Responsibility(CSR) Bank OCBC NISP sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap anak-anak korban banjir tersebut.

“Kegiatan yang bertajuk \'Anak Sehat Masa Depan Bangsa\' ini merupakan kelanjutan dari program Peduli Banjir di Jakarta pada awal tahun 2013 kemarin dan diadakan di tiga wilayah Jakarta, yaitu Jembatan Lima, Kampung Apung – Kapuk dan Jembatan Tiga, Ancol,” tambahnya.

Setelah bantuan tersalurkan untuk anak-anak warga Jembatan Lima pada 9 Maret 2013 lalu, kegiatan dilanjutkan ke wilayah Kampung Apung – Kapuk, yang dilaksanakan pada Sabtu (16/3) pekan lalu, “Fokus kegiatan kami kali ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak yang menjadi korban bencana banjir beberapa waktu yang lalu. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat karena dengan mendapatkan asupan gizi yang baik sejak dini, anak-anak dapat berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas,” tuturnya.

Bidang kesehatan memang merupakan salah satu fokus dari kegiatan CSR Bank OCBC NISP, selain pendidikan dan lingkungan. Kegiatan ini sekaligus merupakan komitmen perseroan untuk bertumbuh kembang bersama melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat. [ria]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Uang Elektronik Tol akan Terhubung ke Debit dan Kredit

    NERACA   Jakarta - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sedang menyiapkan teknologi untuk pembayaran tol tanpa henti (Multi…

Survei BI Indikasikan Pertumbuhan Kredit Baru Melambat

      NERACA   Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru melambat pada triwulan…

Target Penyaluran KUR ke Sektor Produksi Sulit Dikejar

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai dalam mencapai target penyaluran Kredit Usaha…