Lunasi Utang, Astra Otoparts Gelar Rights Issue - Terbitkan di Kuartal II

NERACA

Jakarta – Guna mendanai aksi korporasinya dan membayar utang, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) I dalam rangka penerbitan HMETD.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (18/3). Disebutkan, jumlah saham yang akan diterbitkan sebanyak 1.400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100, dimana setiap pemegang 100 saham lama yang namanya terdaftar dalam pemegang saham hingga 29 April 2013, memiliki 20-40 HMETD untuk membeli saham baru.

Harga penawaran saham baru sebesar Rp2.200-3.400 per lembar sehingga jumlah dana maksimal yang bisa dirah sebesar Rp3,1 triliun. Cum dan ex di pasar reguler 24 April -25 April 2013 dan di pasar tunai 29-30 April 2013. Masa perdagangan diperkirakan pada 1-7 Mei 2013.

Rencananya, dana hasil penawaran PUT I ini sebesar 74% digunakan untuk melakukan pembayaran sebagian utang bank perseroan dan 26% digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk penyertaan di anak perusahaan.

Sebagai informasi, perseroan tengah melakukan akuisisi 51% saham PT Pakoakuina. Target akuisisi tersebut adalah perseroan terbatas yang terletak di Jl Gaya Motor Raya, Sunter II Jakarta Utara. Selama ini obyek akuisisi tersebut bergerak di bidang usaha industri wheel rim untuk mobil dan sepeda motor.

Tujuan akuisisi untuk mengantisipasi rencana pemgembangan dan penambahan kapasitas produksi perseroan ke depan. Pelaksanaan transaksi akuisisi ini setelah semua persyaratan dalam perjanjian dan peraturan perundang-undangan terpenuhi.

Pada tahun ini, anak usaha Astra Internasional ini menargetkan penjualan tumbuh 5%. Maka untuk meningkatkan penjualan, perseroan menggangarkan belanja modal sebesar Rp 1,2 triliun.

Direktur Astra Otoparts, Robby Sani pernah bilang, jumlah belanja modal tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi perusahaan. Diantaranya adalah, pemanfaatan lahan 10 hektare (ha) di kawasan industri Suryacipta, Karawang, Jawa Barat.“Tanah itu akan kami garap pada tahun ini,” ujar Robby yang tidak mau menyebut secara detail rencana ekspansi yang akan ia lakukan di lahan tersebut.

Selain itu, perusahaan juga akan menyelesaikan pembangunan pabrik hasil kerjasama dengan produsen ban, Pirelli. Kerjasama dengan produsen ban dunia itu dilakukan untuk memperkuat posisi Astra Otoparts di pasar komponen ban sepeda motor. Kedepan perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi ban, jika ada permintaan melonjak. (bani)

BERITA TERKAIT

Beban Utang vs Defisit APBN

Belakangan ini sejumlah pihak membuat “gaduh” melihat membengkaknya utang pemerintah Indonesia. Meski demikian, total utang Indonesia terus bertambah dari tahun…

BFI Finance Siapkan Dana Rp 335 Miliar - Utang Sebelum Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Perusahaan pembiyaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengungkapkan kesiapan perseroan memenuhi kewajiban pembayaran utang yang akan…

Gandeng DANA, Ramayana Gelar Pesta Diskon

Pacu pertumbuhan penjualan dan juga jumlah pengunjung, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk berkolaborasi dengan DANA melalui pesta diskon 11.11. Jane…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…