Bank Mega Bagikan Deviden Rp 684, 5 Miliar - Catatkan Laba Rp 1,37 Triliun

NERACA

Jakarta - Berkah mencatatkan kinerja keuangan yang positif, PT Bank Mega Tbk (MEGA) berencana membagikan dividen kepada para pemegang saham pada tahun ini. Perseroan berencana membagikan dividen saham maksimum senilai Rp684,5 miliar yang berasal dari laba bersih tahun buku 2012 yang sebesar Rp1,37 triliun.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (18/3). Disebutkan, dividen yang dibagikan berasal laba bersih tahun buku 2012 dan kapitalisasi saldo laba per tanggal 31 Desember 2011.

Kata Sekretaris Perusahaan Bank Mega, Gatot Aris Munandar, rencana pembagian dividen saham akan diusulkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 17 April mendatang.

Dia menuturkan, dividen saham yang akan dibagikan berdasarkan harga pasar saham pada penutupan perdagangan satu hari sebelum RUPS digelar, dengan rasio setiap pemegang 500 lembar saham mendapat 28 saham baru dengan nilai nominal Rp500 per saham.

Sementara itu, dividen saham yang diterbitkan berdasar saldo laba per 31 Desember 2011 yang tercatat sebanyak Rp1,67 triliun adalah sebanyak 503,14 juta lembar saham. Dividen ini akan dibagi berdasar rasio setiap pemegang 500 lembar saham akan mendapat 69 lembar saham baru.

Selain pembagian dividen saham, perseroan juga berencana untuk membagikan saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham yang berasal dari pembagian dividen saham tahun 2011. Untuk saham bonus, berasal dari kapitalisasi agio saham maksimum sejumlah Rp 1,3 triliun dan dikeluarkan dengan rasio setiap pemegang 500 saham lama mendapat 376 saham baru. Pembagian dividen saham dan saham bonus ini akan dibagikan pada para pemegang saham yang tercatat hingga tanggal 23 Mei 2013.

Dengan demikian, apabila usulan ini disepakati setiap pemilik 500 lembar saham lama akan mendapat 376 lembar saham bonus, 69 dividen saham dari saldo laba 2011 dan 28 dividen saham dari laba tahun buku 2012.\"Saham bonus dan Saham dividen merupakan saham biasa atas nama baru yang akan dikeluarkan dengan nilai nominal Rp500 per saham,\" katanya. (bani)

BERITA TERKAIT

Jaga Kondisi Pasar - OJK Hentikan Reksadana Investor Tunggal

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara penerbitan produk baru reksa dana investor tunggal seiring cukup banyaknya jumlah…

Sikapi Kasus Pemalsuan Deposito - BTN Yakinkan Nasabah Kondisi Kinerja Masih Solid

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyatakan perseroan dalam kondisi kinerja yang solid dengan performa perusahaan…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 6,8 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Agustus 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp6,8 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PLN Terbitkan Surat Utang Rp 5,7 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggalang dana hingga Rp 5,7 triliun dari penerbitan surat…

Bidik Pasar Ekspor Timor Leste - Japfa Targetkan Volume Ekspor 1000 Ton

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan pasar ekspor, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melakukan ekspor perdana produk pakan ternak ke…

Pendapatan Merdeka Copper Naik 66,95%

NERACA Jakarta - Emiten pertambangan logam, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengantongi pendapatan US$191,77 juta pada semester I/2019 atau…