PNM Perluas Jaringan ULaMM ke Padang

NERACA

Padang - Lembaga keuangan nonbank milik negara yang dikhususkan bagi pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM pada tahun ini memperluas jaringan layanannya di Sumatera Barat. Ini dipicu oleh masih besarnya potensi dan prospek sektor UMKM di Padang.

“Pada 2013 PNM Cabang Padang membuka 3 unit baru ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro). Sehingga, PNM Banjarmasin memiliki total 16 ULaMM dan tiga kantor klaster,” kata Pemimpin PNM Cabang Padang, Dhandi Iswandi dalam keterangan tertulisnya kepada Neraca, Jumat (15/3).

Dhandi menjelaskan bahwa ketiga unit baru tersebut di Kabupaten Dharmasraya, Padang yakni ULaMM Syariah Sitiung 1, Syariah Sitiung IV dan ULaMM Syariah Sungai Tambang. Satu lagi, ULaMM baru yakni Syariah Ujung Gading di Daerah Pasaman merupakan relokasi dari ULaMM Lubuk Alung. Unit-unit baru ini sudah mulai beroperasi sejak Februari 2013. “Potensi dan prospek ULaMM baru ini sangat bagus karena daerah tersebut merupakan perkebunan sawit dan karet terbesar di Sumatera Barat,” jelasnya.

Lebih lanjut lagi, dia menuturkan dengan bertambahnya unit baru ini PNM Cabang Padang akan mencatat pertumbuhan kinerja yang lebih baik pada tahun ini dibanding tahun lalu. Pada 2012, PNM Padang membukukan pertumbuhan outstanding pembiayaan sekitar 5,3% menjadi Rp69,6 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp66,,1 miliar. Jumlah nasabah di Padang pun bertambah sekitar 8,5% menjadi 1.366 nasabah dari tahun sebelumnya 1.259 debitur. Menurutnya, pertumbuhan yang positif ini membuktikan potensi bisnis UMK di Sumatera Barat cukup menjanjikan. “Prospek bisnis UMK di wilayah ini menjanjikan untuk digarap ke depannya. Banyak potensi di berbagai sektor usaha, terutama bidang perdagangan oleh para pelaku usaha kecil yang memerlukan pendanaan dalam pengembangan usahanya,” ujarnya.

Kemudian Corporate Secretary PNM Anton Mart Irianto menambahkan, penambahan kantor unit baru di Cabang Padang ini merupakan bagian dari rencana perluasan jaringan kantor layanan PNM sebanyak 100 ULaMM dan 20 kantor klaster di seluruh Indonesia sepanjang 2013. “Hingga akhir tahun lalu, PNM dengan total 580 Kantor Layanan yang terdiri dari 477 Unit ULaMM, 22 Kantor Cabang, 5 Cabang Pembantu, dan 76 Klaster menyalurkan total pembiayaan secara akumulasi sejak 2008 mencapai sekitar Rp7,1 triliun kepada sekitar 123 ribu nasabah UMK,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan sepanjang tahun 2012, PNM berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 41,579 miliar pada 2012 atau tumbuh sekitar 33,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 31,136 miliar. Menurutnya, sebagai BUMN yang dikhususkan bagi pengembangan sektor usaha mikro kecil, PNM menyasar pasar mikro antara rentenir dan perbankan dimana memiliki ceruk pasar yang besar. “PNM hadir untuk menjembatani para pelaku UMK yang belum bankable untuk selanjutnya kita berikan pembiayaan dan pelatihan sehingga mereka menjadi bankable,” jelasnya. [mohar]

Related posts