Surat Utang BRI Disematkan Peringkat BBB-

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menyematkan peringkat senior tanpa jaminan ‘BBB-’ kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan peringkat ekspektasi ‘BBB-(EXP)’ kepada surat hutang senior tanpa jaminan dalam mata uang dolar yang akan diterbitkan BRI.

Informasi tersebut disampaikan Fitch Ratings dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Disebutkan, dana dari hasil penerbitan surat hutang ini akan dipergunakan untuk memperkuat profil pendanaan berbasis mata uang asing.

Selain itu, Fitch juga menyatakan surat hutang diperingkat pada level yang sama dengan peringkat internasional jangka panjang Issuer Default Rating (IDR). Surat hutang ini mencerminkan kewajiban perusahaan yang bersifat langsung, kewajiban tanpa syarat, bukan merupakan hutang subordinasi dan tanpa jaminan dari perusahaan.

Peringkat final dari surat hutang yang akan dikeluarkan ini akan bergantung pada dokumen yang akan diterima dikemudian hari yang menkonfirmasikan informasi yang telah diterima sebelumnya.

Sementara itu, peringkat IDR BRI merefleksikan pandangan Fitch atas tingginya probabilitas dukungan dari pemerintah terhadap BRI bila diperlukan. Hal ini didasarkan pada kepemilikan mayoritas negara dan tingginya resiko sistemik dalam negeri sebagai bank domestik terbesar kedua dengan fokus pembiayaan mikro nasional.

Fitch menilai, kenaikan peringkat Negara (BBB-/Stable) mungkin dapat mengakibatkan perubahan peringkat IDR BRI. Penurunan profile keuangan bank secara standalone tidak akan mempengaruhi peringkat IDR BRI.

Namun, perubahan negatif atas pandangan Fitch terhadap kemauan dan kemampuan pemerintah Indonesia untuk mendukung BRI termasuk penurunan kepemilikan yang material atau penurunan peringkat negara dapat menyebabkan perubahan negatif pada peringkat bank. (bani)

BERITA TERKAIT

Mardani Terpilih Ketum HIPMI 2019-2022

Hasil musyawarah nasionak (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memilih Mardani H. Maming (Mardani) sebagai ketua umum HIPMI Priode 2019-2022…

Kalbe Farma Raih Lisensi Obat Untuk Tumor

Jaga pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi PT Kalbe Genexine Biologics (KG Bio) yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kalbe Farma…

Penjualan Indocement Terkoreksi 5,8%

Sampai dengan Agustus 2019, penjualan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencapai 1,6 juta ton atau terkoreksi 5,8% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…