Lunasi Utang, Bakrie Bantah Lepas Sumatera Plantations

NERACA

Jakarta – Tahun 2013 ini menjadi tahun terberat bagi bisnis Grup Bakrie. Pasalnya, selain bersengketa di Bumi Plc, perseroan juga terbenani utang. Oleh karena itu, banyak anak usaha Grup Bakrie yang dijual untuk lunasi utang.

Namun untuk yang satu ini, Grup Bakrie membantah bila bisnis perkebunannya PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah menjual 16 ribu hektare (ha) perkebunannya kepada anak usaha Sinarmas, Golden Agri Resources Ltd senilai USD178 juta, “Sampai saat ini tidak ada pengalihan 16 ribu ha lahan sawit milik UNSP kepada Golden Agri Resources,\"kata Corporate Secretary PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk, Fitri Barnas dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (14/3).

Dia juga menegaskan, tidak ada penjualan Grup Domba Mas senilai US$470 juta, “UNSP saat ini sedang berusaha mengoptimalkan investasinya di oleokimia melalui berbagai opsi. Sementara itu, mengenai nilainya masih dalam pengkajian,\"tandasnya.

Sebelumnnya, Grup Bakrie telah menetapkan niat hengkang dari Bumi Plc. Namun, ada masalah lagi yang melanda, sebab Grup Bakrie harus menyediakan dana US$ 278 juta untuk membeli kembali saham (buy back) PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik Bumi Plc. Karena alasan tersebut, Grup Bakrie gencar mencari dana dengan menjual sejumlah aset-asetnya, termasuk aset yang dimiliki UNSP.

Belum lama ini, PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) telah melakukan divesati anak usahanya sekitar 40-80% untuk menurunkan nilai utang secara progresif pada tahun 2013. Salah satunya, PT Bakrie Pipe Industries.

Direktur Utama BNBR, Boby Gafur pernah bilang, pihaknya akan menambah nilai tambah untuk anak usaha di komponen otomotif. Apalagi perseroan menghasilkan produksi yang cocok untuk pasar Asia Timur dan Asia Tenggara. Ditargetkan, dari penjualan tersebut dapat mencapai US$1 miliar dalam lima tahun mendatang.

Selain itu, Grup Bakrie juga mengurangi saham di Bakrieland, mengurangi saham di PT Energi Mega Persada Tbk. Teranyar, Grup Bakrie juga mengkaji melepas sebagian saham di seluruh saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA). (bani)

BERITA TERKAIT

OJK "Lepas Tangan" Bunga P2P Lending

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa regulator tidak mengatur secara spesifik besaran bunga…

Beban Utang vs Defisit APBN

Belakangan ini sejumlah pihak membuat “gaduh” melihat membengkaknya utang pemerintah Indonesia. Meski demikian, total utang Indonesia terus bertambah dari tahun…

BFI Finance Siapkan Dana Rp 335 Miliar - Utang Sebelum Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Perusahaan pembiyaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengungkapkan kesiapan perseroan memenuhi kewajiban pembayaran utang yang akan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…

Strategi Hilirisasi - Pabrik Feronikel Antam Rampung Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Komitmen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjalankan strategi hilirisasi terus dilakukan dengan pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan…