Eksplorasi Adaro Capai US$ 307,1 Ribu di Paringin

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak usahanya PT Adaro Indonesia menghabiskan dana US$307.156 untuk kegiatan eksplorasi, “Mereka telah melakukan kegiatan eksplorasi di area Paringin dan Tutupan,\" kata Corporate Secretary Adaro, Devindra Ratzarwin dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (14/3).

Dia menyebutkan, kegiatan eksplorasi pada bulan Februari 2013, telah dilakukan oleh dua perusahaan yakni PT Asiadrill Bara Utama dan PT Adaro Eksplorasi Indonesia. Lebih lanjut, Devindra mengungkapkan, bahwa metode pengujian dan pemilihan areal dalam kegiatan eksplorasi tersebut adalah Open Hole dan Core Hole.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan produksi batu bara sebesar 50-53 juta ton. Angka ini tumbuh dibandingkan tahun 2012, produksi batu bara mencapai 47,2 juta ton.

Devindra Ratzarwin pernah bilang, keberhasilan perseroan memproduksi melebihi target adalah keberhasilan dalam antisipasi musim hujan yang dilakukan pada kuartal ketiga 2012, sehingga permintaan 2012 dapat ditutup dengan baik.

Selain itu, perseroan juga mengincar ebitda sebesar US$ 850 juta-US$ 1 miliar. Tahun ini, perseroan memastikan proyek infrastruktur yang ditujukan untuk peningkatan efisiensi dan penghematan biaya operasional tetap pada jalur yang direncanakan untuk dapat mulai beroperasi secara komersial di awal 2013. \"Proyek Overburden Out of Pit Crushing and Conveying System (OPCC) telah 96% rampung per akhir Desember 2012. Rangkaian sistem diperkirakan dapat mulai beroperasi pada Mei 2013,\" ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat A- Obligasi ADHI

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idA- untuk Obligasi Berkelanjutan I/2013 seri B senilai Rp500 miliar milik PT Adhi…

TAMU Raih Kontrak Baru Rp 24,77 Miliar

Di awal tahun 2020, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) mengantongi kontrak baru senilai Rp24,77 miliar. Emiten pelayaran ini ditunjuk…

Elnusa Anggarkan Belanja Modal Rp 1 Triliun

Danai pengembangan bisnisnya, PT Elnusa Tbk (ELSA) mengalokasikan belanja modal tahun ini sekitar Rp 1triliun. Dimana jumlah capex yang dialokasikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pabrik Karawang Beroperasi - Softex Bidik Bisnis Tumbuh Double Digit

NERACA Bandung –Mengulang kesuksesan pertumbuhan bisnis di tahun 2019 kemarin, perusahaan prdousen saniter PT Softex Indonesia mematok pertumbuhan bisnis tahun…

Tambah Portofolio Aset - SDI Akuisisi Gedung Milik SCB Rp 20 Miliar

NERACA Jakarta -  Dukung pengembangan bisnisnya, PT Serba Dinamik Indonesia (SDI) mengakuisisi gedung milik PT Surya Cipta Banten (SCB) senilai…

Marak Terbitkan Obligasi - Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 40,7 Triliun

NERACA Jakarta –Pasar obligasi dalam negeri di tahun 2020 masih berpiotensi tumbuh, meskipun dihantui sentimen negatif pasar global. Berkah inilah…