Pefindo Beri Peringkat A+ Untuk Bank DKI

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat PT Bank DKI dan obligasi VI/2011 yang belum jatuh tempo senilai Rp450 miliar di idA+. Selain itu, Pefindo juga menegaskan kembali peringkat idA untuk obligasi subordinasi II/2011 senilai Rp300 miliar. Prospek stabil ditetapkan atas peringkat bank.

Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (14/3). Disebutkan, peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari pemegang saham pengendali bank, pasar captive bank di Provinsi DKI Jakarta dan profil likuiditas bank yang kuat. Akan tetapi, peringkat tersebut dibatasi oleh kualitas aset bank yang di bawah rata-rata industri dan rasio cost to-income (CIR) yang tinggi.

Sebagai informasi, tahun ini Bank DKI mengagendakan untuk memperkuat permodalan. Oleh karena itu, perseroan mengajukan penambahan modal disetor sebesar Rp 450 miliar.

Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono pernah bilang, rencana strategis Bank DKI di tahun 2013 adalah penguatan struktur permodalan, “Perkuat modal menjadi penting dalam rangka mendukung ekspansi bisnis Bank DKI kedepan serta untuk mempertahankan CAR sesuai dengan ketentuan,”katanya.

Penguatan permodalan Bank DKI sudah dilakukan sejak tahun 2012, dimana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penyertaan modal pemerintah sebesar Rp500 miliar yang menjadikan modal disetor Bank DKI saat ini menjadi sebesar Rp1,13 triliun atau tumbuh 44,21% dari tahun sebelumnya. Per 30 September 2012, struktur kepemilikan Bank DKI terdiri dari Pemda Propinsi DKI Jakarta sebesar 99,86% dan PD Pasar Jaya sebesar 0,14%. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Terbitkan Global Bond US$ 500 Juta

Perkuat modal dalam mendukung ekspansi bisnisnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar atau global…

Kontrak Baru PTPP Meleset dari Target

Geliat pembangunan infrastruktur di tahun 2019 kemarin, belum mampu memenuhi target PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dalam mencapai raihan kontrak…

Pefindo Beri Peringkat Negatif Outlook WSKT

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengubah outlook PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari stabil menjadi negatif. PT Waskita Karya Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WanaArtha Life Ambil Bagian di WEF Annual Meeting 2020

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau yang lebih dikenal dengan WanaArtha Life kembali ambil bagian di World Economic Forum Annual…

Tambah Fasilitas Produksi Gas - Sale Raya Targetkan Dana IPO US$ 100 Juta

NERACA Jakarta — Menggeliatnya industri minyak dan tambang (migas) dimanfaatkan langsung PT Sele Raya untuk mencari permodalan di pasar modal…

Danai Belanja Modal - Smartfren Kantungi Pinjaman Rp 3,10 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), melalui PT Smart Telecom meraih kredit dari China Development…