Kuasai Pasar, Trisula Gandeng Perusahaan Jepang - Toyoshima Beli 5% Saham

NERACA

Jakarta – Perkokoh pasar penjualan dalam negeri dan juga ekspor, peritel terkemuka di industri fashion PT Trisula Internasional Tbk (TRIS) menggandeng kerjasama dengan perusahaan Jepang, Toyoshima& Co.Ltd sebagai mitra strategis. Kerjasama tersebut dilakukan melalui pembelian saham Trisula sebanyak 5% yang beredar di pasar.

Direktur Utama PT Trisula Internasional Tbk (TRIS) Lisa Tjahjadi mengatakan, kerjasama dengan Toyoshima ini akan memperkuat bisnis ritel, “Kerjasama ini sudah dilakukan jauh sebelumnya, namun saat ini kerjasama tersebut diperkuat melalui kerjasama mitra strategis,”katanya di Jakarta, Kamis (14/3).

Diharapkan melalui kerjasama ini, perseroan bisa meningkatkan penjualan dan termasuk ekspor pasar ke Jepang. Saat ini perseroan, memiliki 230 toko penjualan dan diharapkan hingga akhir tahun bisa menambah 40 toko dan total kesuluruhan mencapai 270 toko.

Kata Lisa, investasi untuk pembukaan toko berkisar Rp 100 miliar dan untuk pembukaan counter diperkirakan investasi sebesar Rp 75 juta hingga Rp 100 juta, “Perseroan telah memiliki 230 outlet di akhir tahun 2012 yang tersebar 50% di Jabodetabek dan sisanya di Jawa, Balikpapan dan Sumatra,”ungkapnya.

Sementara target penjualan 2013, perseroan menargetkan sebesar Rp 660 miliar atau tumbuh dari capaian penjualan 2012 sebesar Rp 560 miliar. Kemudian belanja modal tahun ini, dianggarkan sekitar US$ 700 ribu untuk penambahan mesin dan Rp 8 miliar untuk pembukaan toko dan counter.

Akuisisi Merek Luar

Selain itu, setelah menggandeng merek produsen pakaian asal Hongkong G2000, perseroan juga berencana mengakuisisi satu merek lagi dari luar negeri pada semester pertama 2013, “Minimal kami mengakuisisi satu merek. Diharapkan akuisisi tersebut dilakukan pada semester pertama 2013,\\\" kata Lisa Tjahjadi.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Trisula International Tbk, Marcus Brotoatmodjo, salah satu merek yang bakal diakuisisi dari luar negeri adalah segmen medium ke atas. Hal ini adalah upaya untuk mendukung perusahaan yang bergerak di sektor retail apparel distributor fashion merek JOBB dan Jack Nicklaus ini kedepan.

Adapun pertimbangan untuk memilih merek luar karena potensi merek tersebut cukup baik di Indonesia. Apalagi daya beli masyarakat Indonesia yang baik didukung dari kenaikan upah sehingga berdampak ke penjualan ritel.

Sebagai informasi, Toyoshima sebagai mitra baru Trisula memiliki aset sekitar Rp 21 triliun. Dimana perusahaan terafiliasinya di Indonesia, PT Toyoshima Indonesia sudah menjalin kerjasama cukup lama dengan Trisula untuk ekspor beberapa merek terkenal dari Jepang, seperti Hush Puppies, Aoki, Aoyama, Cecile, Konaka, Nagasakikya dan Xebio. (bani)

BERITA TERKAIT

PoliticaWave : Jokowi Kuasai Medsos Pada Debat Pertama

PoliticaWave : Jokowi Kuasai Medsos Pada Debat Pertama NERACA Jakarta - Survei media sosial PoliticaWave menyebut bahwa pasangan capres dan…

Gandeng Tiga Bank Syariah - Pertamina Siapkan Payroll Bagi Karyawan

NERACA Jakarta- PT Pertamina (Persero) menggandeng tiga bank Syariah BUMN sebagai mitra dalam pembayaran gaji dan sejumlah pembayaran personal karyawan…

Pasar Menunggu Aturan Papan Akselerasi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan ada lima perusahaan dengan Net Tangible Assets (NTA) atau aset berwujud bersih kurang dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…