Pasar Kondusif, Sinar Mas Land Serius Garap Mall - Targetkan 20 Mall

NERACA

Jakarta-Fundamental perekonomian Indonesia yang dinilai bertumbuh secara positif dan kondusif serta meningkatnya pendapatan kelas menengah menjadi bola efek bagi pertumbuhan industri dalam negeri, khususnya yang bergerak di bidang domestik konsumsi. Bahkan proyeksinya, ekonomi Indonesia tahun ini masih bisa lebih dari 6%.

Hal tersebut tentu tidak hanya mendukung investasi di dalam negeri untuk melaju kuat. Namun, juga saat inipun di Indonesia tengah diincar sebagai pasar properti yang cukup masif berkembang. Terlebih dikatakan setelah Cina membatasi kredit di sektor properti.

Memanfaatkan kondisi pasar yang tengah baik ini, Sinarmas Land, salah satu pengembang properti akan fokus menggarap proyek pembangunan pusat perbelanjaan di Indonesia. Bahkan pihaknya telah menyepakati kerja sama dengan pengembang pusat perbelanjaan yang berbasis di Jepang, AEON Mall untuk membangun sebanyak 20 pusat perbelanjaan di Indonesia.

Kata Managing Director Corporate Strategy and Services Sinarmas Land, Ishak Chandra, dalam kerja samanya dengan AEON Mall pihaknya berencana membangun mall suburban bergaya Jepang di lokasi lain, selain di BSD City, Tangerang Selatan. Rencananya, pembangunan 20 mal tersebut akan dilakukan dalam waktu delapan tahun ke depan. \"Rencana pembangunan 20 mal tersebut dilakukan dalam delapan tahun ke depan,\" ujar Ishak.

Menurutnya, fokus utama pembangunan mal berada di sekitar wilayah Jabodetabek, dan lainnya tersebar di berbagai wilayah suburban di Indonesia, seperti Semarang, Balikpapan, Manado, Samarinda, Medan dan kota-kota lainnya. Hal tersebut seiring dengan rencana pengembangan kota mandiri yang juga akan dikembangkan oleh perusahaan.

Kerjasama Jepang

Dalam kerja sama ini, kata dia, tidak menutup kemungkinan untuk melibatkan pihak ketiga. Mengingat perusahaan akan mengincar beberapa luas lahan daerah untuk pembangunan mal tersebut. “Tidak menutup kemungkinan untuk pembangunan mal baru nanti juga melibatkan pihak ketiga. Misalnya di daerah nanti, karena lahannya milik mereka. Jadi, bisa saja masing-masing project akan berada di bawah PT yang berbeda,” paparnya.

Asal tahu saja, kerjasama (joint venture) anatara Sinarmas Land dan AEON Mall diawali dengan pengembangan AEON Mall di BSD City. Proyek ini diperkirakan menelan investasi sekitar Rp2 triliun. AEON Mall di BSD City direncanakan akan beroperasi dengan status ruang ritel sewa. Komposisi penempatannya, sekitar 25% dari ruang ritel akan diisi dengan produk milik AEON dan sisanya merupakan campuran merek lokal dan luar negeri lainnya. Selain di BSD City, proyek selanjutnya yang akan dibangun adalah AEON Mall di Deltamas, Bekasi.

Aeon digandeng karena dianggap sangat berpengalaman dalam mengembangkan dan mengelola pusat perbelanjaan di 12 negara Asia. Selain Jepang dan Indonesia, group tersebut juga beroperasi di China, Hong Kong, Korea Selatan, Taiwan, Filipina, India, Vietnam, Kamboja, Thailand, dan Malaysia. Di Jepang saja, Aeon Group tercatat telah mengoperasikan lebih dari 200 pusat perbelanjaan. Sementara di Indonesia, group tersebut mendirikan bisnisnya melalui PT Aeon Mall Indonesia sejak Oktober 2012.

Sebelumnya, Sinarmas Land menjalin kerjasama dengan Hong Kong land untuk pengembangan sebuah proyek BSD City dengan investasi Rp2,6 triliun. Nantinya, perseroan akan membangun kawasan residential di atas lahan seluas 65 hektar, dan termasuk kawasan komersial. Investasi pembangunan proyek itu senilai Rp2,6 triliun yang diharapkan dapat selesai melalui beberapa tahap pada 2018 mendatang. (lia)

Related posts