Diluncurkan, Langsung Menggebrak Pasar

Hari Kamis, 28 Februari 2013, tepat saat diadakannya test drive perdana, merupakan hari pertama pengiriman Honda CR-Z kepada para pemesannya di Indonesia. Sejak diperkenalkan di Indonesia melalui Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 pada September 2012 lalu hingga akhir Februari 2013, PT Honda Prospect Motor (HPM) telah menerima pemesanan sebanyak 185 unit.

Honda CR-Z pertama kali ditampilkan di muka publik pada Tokyo Motor Show (TMS) 2009. Namun peluncuran resminya dilakukan di Detroit, Ameika Serikat pada North American International Auto Show (NAIAS) 11 Januari 2010. Hingga sekarang, Honda CR-Z telah dipasarkan hingga 67 ibu unit ke 56 negara di seluruh dunia.

Tingginya pemesanan, kata President Director PT HPM Tomoki Uchida, menjadi alasan mengapa CR-Z berhasil memperoleh sejumlah penghargaan bergengsi tingkat dunia. Di antaranya, CR-Z dinobatkan sebagai Mobil Jepang 2010-2011 oleh Japan Car of the Year Executive Committee. Penghargaan lainnya, sebagai mobil sport berwawasan lingkungan terbaik (Green’s Car Best Sport Car) dari Majalah What Car (Inggris), Most Economical & Environment Friendly Sports HEV dari RAC (Inggris), Eco Gadget of the Year dari majalah Stuff (Inggris), dan European Excellence Award (Eropa).

Honda CR-Z juga mendapat penghargaan Japan Car Design dari Car Styling (Jepang), Top Ten Best Buys 2013 dari Auto A Fondo (Amerika Serikat), Green Mark Award dari pemerintah Taiwan, Car of the Year dari majalah Wheels (Australia). Terakhir, sebagai ASEAN Car of the Year dari majalah Autocar.

Marketing & Aftersales Director PT HPM Jonfis Fandy menjelaskan, perkenalan CR-Z di pasar Indonesia melalui IIMS 2012 sekadar coba-coba. “Tapi ternyata banyak juga orang tertarik, karena penasaran dengan konsep perpaduan antara mobil sport dengan teknologi hybrid, yang pertama kali di dunia,” kata Jonfis, saat mengikuti test drive CR-Z ke Bandung.

Menurut Jonfis, dengan besarnya animo, pihaknya menargetkan penjualan CR-Z tahun ini sebanyak 200 unit. Untuk jenis manual 6 transmisi ditawarkan dengan harga Rp 485 juta/unit, on the road (OTR) untuk Jabodetabek. Sedangkan jenis otomatik (CVT) dipatok pada posisi Rp 499 juta/unit. (saksono)

BERITA TERKAIT

Diversifikasi Pasar Ekspor untuk RI yang Sejahtera

  Oleh: Nurul Karuniawati, Peneliti Universitas Udayana               Setiap peluang perdagangan akan menentukan pertumbuhan ekonomi sebuah bangsa. Karena itu,…

Minat Investasi di Pasar Modal - Jumlah Investor di Kepri Tumbuh 58.86%

NERACA Batam - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investasi sektor pasar modal semakin diminati masyarakat Provinsi Kepulauan Riau. Dimana hal…

Butuh Kolaborasi Tingkatkan Daya Saing Pasar Rakyat

NERACA Jakarta – Daya saing yang dimiliki oleh pasar rakyat memiliki potensi besar dibandingkan dengan pasar swalayan. "Artinya secara daya…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Industri Minuman Ringan Sudah Terapkan Teknologi HPP

NERACA Jakarta – Industri makanan dan minuman di Indonesia semakin siap menerapkan revolusi industri 4.0 dengan pemanfaatan teknologi terkini. Berdasarkan…

Memacu Manufaktur Lewat Percepatan Industri 4.0

NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk membangun industri manufaktur nasional yang berdaya saing global melalui…

Pemerintah Serahkan Bantuan ke 47 Usaha Kreatif

  NERACA Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) telah menyerahkan secara simbolis Bantuan Pemerintah untuk 47 pelaku di sektor kreatif.…