Saham Tigaraksa Satria Dalam Pengawasan BEI

Mengalami pergerakan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi pergerakan saham PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA).

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. BEI telah meminta konfirmasi pada 5 Februari 2013 lalu. Dari jawaban perusahaan tersebut, BEI mengumumkan jawaban konfirmasi tersebut melalui pengumuman pada 7 Februari 2013. Informasi terakhir yang dipublikasikan oleh bursa adalah pengumuman BEI pada 5 Maret 2013 mengenai RUPS.

BEI mengharapkan para investor untuk memperhatikan jawaban perseroan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasinya. Investor sebaiknya mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pengumunan UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Pada penutupan perdagangan awal pekan kemarin, saham TGKA naik Rp650 ke Rp3.400. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Terbitkan Global Bond US$ 500 Juta

Perkuat modal dalam mendukung ekspansi bisnisnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar atau global…

Kontrak Baru PTPP Meleset dari Target

Geliat pembangunan infrastruktur di tahun 2019 kemarin, belum mampu memenuhi target PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dalam mencapai raihan kontrak…

Pefindo Beri Peringkat Negatif Outlook WSKT

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengubah outlook PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari stabil menjadi negatif. PT Waskita Karya Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WanaArtha Life Ambil Bagian di WEF Annual Meeting 2020

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau yang lebih dikenal dengan WanaArtha Life kembali ambil bagian di World Economic Forum Annual…

Tambah Fasilitas Produksi Gas - Sale Raya Targetkan Dana IPO US$ 100 Juta

NERACA Jakarta — Menggeliatnya industri minyak dan tambang (migas) dimanfaatkan langsung PT Sele Raya untuk mencari permodalan di pasar modal…

Danai Belanja Modal - Smartfren Kantungi Pinjaman Rp 3,10 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), melalui PT Smart Telecom meraih kredit dari China Development…