Paduan Sporty Hybrid di Puncak Evolusi - HONDA CR-Z

Suasana lalu lintas siang itu sangat padat, saat kami meninggalkan markas PT Honda Prospect Motor (HPM) di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Namun, semangat muda para peserta test drive Honda CR-Z memupuskan kesemrawutan jalan raya, yaitu jalan tol Wiyoto-Wiyono – Cikampek – Bandung.

Tak sabar kami, ingin mencoba seluruh fitur yang ditawarkan seperti yang diungkapkan President Director PT HPM Tomoki Uchida saat hendak melepas rombongan. “Mobil ini menggabungkan mesin hybrid yang ramah lingkungan dengan performa sport,” tutur Tomoki.

Ada tiga pilihan karakter berkendara, Sport, Normal, dan Econ yang dikemas dengan Super 3D Meter dan 3D Ambient Meter berupa tampilan warna. Jika memilih Econ, kendaraan akan hemat bahan bakar. Dalam monitor di panel dashboard persis di depan setir, ditunjukkan warna hijau dan gambar daun-daun. Posisi Norman yang ditandai warna biru, biasa dipakai dalam kondisi normal.

Sedangkan posisi Sport dengan warna merah jika kita ingin mengoptimalkan daya pacu kendaraan. Ada lagi fitur Plus Sport System (S+) untuk meningkatkan kekuatan. Efek tenaganya setara dengan mesin V6 yang berkpasitas 3.000 cc. Mirip tombol KERS pada mobil Formula -1. Honda CR-Z menawarkan transmisi otomatis dengan teknologi Continuously Variable Transmission (CVT) dan transmisi manual 6 percepatan (6 MT). Honda CR-Z mengusung mesin SOHC i-VTEC 1,5 liter (VTEC + DBW + TBR) + Integrated Motor Assist (IMA).

Dengan mesin seperti itu, Honda CR-Z mampu menghasilkan daya maksimal 120 PS pada putaran mesin 6.600 untuk tipe transmisi manual 6 percepatan, dan 118 PS pada putaran mesin 6.600 untuk tipe transmisi otomatik (CVT). Sebagai bagian dari teknologi hybrid, CR-Z dilengkapi dengan integrated motor assistant (IMA) yang berperan sebagai dynamo starter, yaitu menyalakan mesin saat start.

IMA melakukan pengisian ke intelligent power unit (IPU) melalui kabel. IMA mempunyai tenaga maksimal 20 PS per 1.500 rpm dan torsi maksimum 78 Nm per 1.000 rpm. IPU berupa baterei 144 volt. Uniknya, Saat mobil dipacu kencang, kedua system tenaga itu bekerja bersama-sama. Jadi tenaganya mencapai 140 PS. Sedangkan sewaktu pengereman, IMA menyimpan energinya ke dalam IPU.

“Di sinilah kita bisa merasakan fun to drive,” kata Marketing & Aftersales Service Director PT HPM Jonfis Fandy, menambahkan. Teknologi auto idle stop akan bekerja saat posisi kendaraan berhenti. Mesin otomatis mati, namun AC dan sistem elektrik lainnya tetap hidup karena memperoleh daya dari baterei. Mesin kembali hidup saat pedal rem dilepas, tombol defroster dinyalakan, pedal kopling dan gas diinjak untuk jenis manual atau gas digeber jika matik.

Dari Jalan Gaya Motor 1, Sunter, rombongan dilepas Tomoki, menuju Jalan Yos Sudarso. Memutar balik, dan langsung masuk jalan tol Wiyoto-Wiyono. Dengan kawalan mobil polisi, memudahkan mobil dipacu kencang hingga bisa memilih model akselerasi, Norman, Econ, atau Sport. Dalam kecepatan normal, masih nyaman memilih tombol Norman.

Rombongan sempat menyaksikan aksi kebut-kebutan dua CR-Z jenis mugen dan modulo di taman Delta Mas di sisi selatan jalan tol Cikampek km 36. Hanya beberapa menit saat matahari tepat di atas kepala. Lepas dari Delta Mas, yaitu sejak KM 39 hingga KM 88, diadakan sesi individual driving.

Di sinilah para racers menikmati seluruh fasilitas fitur yang ada. Lalu lintas yang padat merayap justru menjadi bagian yang menantang bagaimana bisa melaju cepat hingga KM 88 di ruas Cipularang. Meliuk-liuk di antara bus-bus dan truk besar. Bahkan ada yang bergaya koboi dengan melintas di marka jalan karena jalur benar-benar padat.

Pada acara Honda CR-Z Execlutive Test Drive ini, Neraca berpartner dengan rekan jurnalis dari The Jakarta Shimbun Daily. Sesi bebas itu kami kemudikan bergantian. Memasuki arah Cipularang, pada jalanan yang padat dan sesekali lengang, kendaran dapat kami pacu dengan kecepatan hingga 150 km/jam. Malah ada rekan lain yang berani menggeber hingga 170 km/jam tanpa gangguan.

Kawalan polisi akhirnya mengantar rombongan yang berjumlah total hingga 40 mobil termasuk beberapa bukan CR-Z ke Trans Luxury Hotel, Bandung. Perjalanan pulang dengan rute yang sama, selain mengasyikkan, juga menegangkan, karena disertai hujan amat lebat di ruas Purbalenyi dan macet total di Cikampek hingga keluar jalan tol di Rawamangun. Ketrampilan mengemudi dan kecanggihan CR-Z sangat diuji agar rombongan tidak terputus-putus.

World Class Safety

Kenyamanan CR-Z antara lain juga karena ditunjang sejumlah sistem keamanan standar dunia (world class safety). Antara lain Immobilizer dan Security Alarm, sistem pengereman Anti-lock Breaking System/ABS) untuk mencegah penguncian roda saat berrhenti mendadak, dan Electronic Brake Force Distribution/EBD) untuk mendistribusikan pengereman sesuai dengan beban kendaraan, maupun brake assistant/BA).

Piranti lainnya adalah vehicle stability assist (VSA), electric power steering (EPS), Hill Start assist (HSA), active headrest, front airbags, side airbags with OPDS (Occupant Position Detection Sensor), dan Side Curtain Airbags. Itu sebabnya, Honda CR-Z telah lolos uji keselamatan dari JNCAP.

Ada lima pilihan warna CR-Z, yaitu Premium Energetic Yellow Metallic*, Premium Northern Lights Violet Pearl*, Premium White Pearl*, Crystal Black Pearl, dan Milano Red. Profil sportif juga ditampilkan dari variasi dan desainnya, dua pintu, rain sensor wiper, kombinasi lampu belakang LED stop lamp, turning signal, reverse signal, dan reflektor. Antena yang futuristik dibuat seperti sirip hiu persis di tengah atap. Sedangkan lampu depannya berupa projector headlight, daytime running light LED, dan stylish fog lamp. LED higt mount stop lamp mampu member isyarat pengereman bagi kendaraan di belakangnya. (bani saksono)

Related posts