Lindungi Kulit dari Sinar Matahari

Indonesia sebagai salah satu negara beriklim tropis yang umumnya mendapat paparan sinar matahari dan memiliki suhu yang tinggi. Apalagi saat ini intensitas paparan sinar matahari pun ikut meningkat akibat pemanasan global. Dengan itu PT Barclay Products menjawab kebutuhan masyarakat dengan meluncurkan Marina Hand Body Lotion UV White Extra SPF 15.

“Marina UV White Extra SPF 15 membuat kulit tampak lebih cerah dengan perlindungan extra yang akan menjaganya dari pengaruh buruk sinar matahari dan merawatnya setiap hari,” tutur Marketing Director PT Barclay Products, Nina M. Yunianto.

Fungsi SPF 15 sendiri adalah pelindung kulit yang optimal dari sengatan sinar UVB saat beraktivitas di tempat terbuka. Marina UV White Extra SPF 15 lebih dari sekadar perlindungan agar kulit tidak terbakar sinar matahari saja. \"Selain SPF 15, Marina UV White Extra SPF 15 juga mengandung PA+ sebagai proteksi terhadap radiasi UVA dan menghambat proses penggelapan kulitserta Biowhitening Complex dari Yoghurt dan Vitamin B3 yang kaya nutrisi untuk membantu mencerahkan kulit dari dalam,” ungkapnya.

Peningkatan suhu yang signifikan dalam suhu iklim bumi selama waktu yang relatif singkat, membuat konsumen harus lebih intensif dan ekstra perhatian dalam melindungi kulit secara menyeluruh. Karena itulah, sebagai salah satu produk perawatan kulit yang paling terpercaya, marina berusaha untuk menjawab kebutuhan kulit perempuan Indonesia masa kini.

Ia mengatakan, marina ingin mengajak perempuan Indonesia yang menjadi konsumen utamanya untuk lebih percaya diri dan berani menghadapi tantangan perubahan, khususnya yang datang dari lingkungan.

Kesadaran masyarakat akan pemanasan global dan perubahan cuaca ekstrim yang terjadi membuat permintaan pasar akan produk kecantikan dan kesehatan kulit meningkat. Pasar hand and body lotion masih cukup besar dan bertumbuh baik.

Hal ini menjadikan Marina sebagai salah satu produk perawatan kulit yang telah dipercaya selama bertahun-tahun merasa perlu untuk menyajikan formula baru yang menyempurnakan produknya, serta dengan kapasitasnya memotivasi dan menginspirasi perempuan Indonesia untuk selalu menjadi lebih baik lagi.

Sinar matahari memang sehat untuk tubuh, tapi jika kulit terlalu lama terpapar sinar matahari, kulit dapat mengalami risiko kerusakan akibat radiasi Ultraviolet (UV) sehingga timbul masalah seputar kesehatan kulit, bahkan kerusakan kulit secara permanen, termasuk kanker kulit.

Radiasi ultraviolet (UV) dapat menyebabkan kulit terbakar, menyebabkan noda-noda cokelat serta penebalan dan keringnya kulit. Radiasi UV dapat merusak DNA, menekan kekebalan tubuh, dan mengaktifkan bahan kimia dalam tubuh yang bisa menimbulkan kanker. Efek negatif lainnya adalah penuaan dini.

Karena intensitas sinar matahari di Indonesia sangat tinggi, maka dibutuhkan membutuhkan perlindungan menyeluruh terhadap pengaruh buruk sinar UVA dan UVB, serta nutrisi bagi kulit yang mampu menyehatkan, serta membantu mencerahkan kulit kembali.

BERITA TERKAIT

Membangun Indonesia dari Perbatasan Hingga Daerah Terpencil

    Oleh: Mariam Saroon, Pemerhati Sosial Ekonomi Selama Jokowi memimpin bangsa ini, sadar atau tidak banyak sekali pencapaian yang…

Bappenas: Pertumbuhan RI Relatif Stagnan - AKIBAT PRODUKTIVITAS TERTINGGAL DARI NEGARA LAIN

Jakarta-Pejabat Bappenas mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai relatif stagnan dan masih jauh di bawah rata-rata. Salah satu faktor penyebabnya adalah…

Go-Jek Lebih Dari Sekedar Alat Transportasi - Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Sukses dan maju bersama para mitranya menjadi prinsip besar Go-Jek sebagai platform on-demand terdepan di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan Go-Jek…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Indonesia Pimpin Aksi Penanggulangan Zoonosis Global

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit zoonosis secara global dengan menyelenggarakan Pertemuan Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis,…

Bersama Hadapi Ancaman Keamanan Kesehatan

Perubahan iklim dan peningkatan resistensi anti-mikroba telah mendorong peningkatan munculnya new-emerging diseases dan re-emerging diseases yang berpotensi pandemik dengan karakteristik…

Mengatasi Diabetes Akut dengan Diet Vegan

Tiga tahun lalu, Khaled Al-Suwaidi (35) mendapat kabar buruk yang mengubah gaya hidupnya secara drastis. Dia didiagnosis menderita penyakit kronis…