Central Omega Catatkan Laba Rp 303,33 Miliar

Sepanjang tahun 2012, perusahaan pertambangan PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 71,16% (audited) menjadi Rp 303,33 miliar dibanding Rp 177,22 miliar di 2011.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Disebutkan, kenaikan laba tersebut merupakan implikasi meningkatnya pendapatan perseroan sebesar 74,78 persen dari Rp 485,47 miliar di 2011 menjadi Rp 848,5 miliar di 2012.

Kemudian meningkatnya pendapatan perseroan juga disebabkan lonjakan penjualan nikel. Penjualan nikel perseroan di 2011 hanya mencakup kepada dua pihak, sedangkan di 2012 ada lima pihak ketiga.

Adapun lima konsumen nikel Central Omega di 2012 meliputi Ivoryline Investment Ltd dengan pembelian sebesar Rp 635 miliar, Minecore Resources Inc Rp 98,71 miliar, Multi Success Trading Ltd Rp 70,39 miliar, Ningbo Cimei Import & Export Co Ltd Rp 23,45 miliar dan Sino Legend Ltd Rp 20,88 miliar.

Sementara di 2011, consume nikelnya hanya Minecore Resources Inc sebesar Rp 66,24 miliar, dan Multi Success Trading Ltd sebeasr Rp 419,23 miliar. Sayangnya kenaikan pendapatan perseroan diikuti kenaikan beban pokok pendapatan yang naik sebesar 120,99% dari Rp 217,98 miliar di 2011 menjadi Rp 481,73 miliar. Sehingga laba bruto yang dihasilkan hanya sebesar Rp 366,77 miliar.

Laba bruto ditambah keuntungan selisih kurs, & pendapatan bunga, serta dikurangi beban bunga, administrasi dan lain-lain, menghasilkan laba sebelum pajak sebesar Rp 399,67 miliar. Setelah dipotong pajak, dihasilkan laba bersih sebesar Rp 303,33 miliar. Adapun laba bersih per saham sebesar Rp 55 per saham. (bani)

BERITA TERKAIT

Bagikan Dividen Rp 298,4 Miliar - Saratoga Berharap Bisnis Pulih Pasca Pilpres

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menetapkan dividen senilai…

Targetkan Jangkau 100 Ribu UMKM - DIVA Siapkan Belanja Modal Rp150 Miliar

NERACA Jakarta – Penetrasi pasar guna mendongkrak penjualan, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) akan menjangkau lebih banyak lagi pelaku…

Multistrada Bayar Tender Offer Rp 933 Miliar

Emiten produsen ban, PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) telah melakukan pembayaran tender offer Rp933 miliar pasca-diakuisisi oleh Michelin. Tengok…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…