Pefindo Sematkan Taspen Peringkat AAA

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat AAA untuk PT Taspen (Persero) dengan prospek stabil. Kata analis Pefindo, Danan Dito dan Hotma Parulian Manalu, peingkat tersebut mencerminkan peran Taspen yang sangat penting terhadap Pemerintah Indonesia dan posisi likuiditas yang sangat kuat, “Namun, peringkat tersebut juga dibatasi oleh tingkat permodalan dan reserve perusahaan yang lemah dan adanya tekanan kuat pada performa opersional perusahaan," kata keduanya dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (7/3).

Taspen adalah satu-satunya perusahaan yang menyediakan asuransi pensiun dan pembayaran pensiun kepada pegawai negeri (PNS) di Indonesia, dimana pesertanya meliputi PNS Pusat, PNS Pemda, Hakim, pejabat negara, perwira militer yang pensiun sebelum 1989, dan veteran perang. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Pemegang Saham Pefindo Biro Kredit

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menjadi pemegang saham Pefindo Biro Kredit (PBK). Hal tersebut diputuskan melalui rapat umum pemegang…

Moody’s Sematkan Peringkat B1 CFR BULL

NERACA Jakarta - Perusahaan pemeringkat, Moody’s Investor Service menyematkan peringkat B1 corporate family rating (CFR) untuk perusahaan pelayaran PT Buana…

Moody’s Beri Peringkat Ba3 Chandra Asri

NERACA Jakarta - Moody's Investors Service menegaskan peringkat Ba3 terhadap PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dengan outlook stabil. Selain itu,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anggarkan Capex Rp 1,6 Triliun - Adi Sarana Beli 6.500 Unit Armada Baru

NERACA Jakarta - Danai penambahan armada baru guna menunjang bisnisnya, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mengalokasikan belanja modal tahun…

BTEK Bidik Private Placement Rp 509,05 Miliar

Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) bakal menggelar aksi korporasi penambahan modal tanpa hak…

Tower Bersama Cetak Pendapatan Rp 1,13 Triliun

NERACA Jakarta - Kuartal pertama 2019, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mencatatkan pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp1,13 triliun…