Lautandhana Securindo Dapat Teguran BEI - Tidak Beri Laporan Harian

NERACA

Jakarta – Lantaran tidak menyampaikan laporan portofolio harian, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya memberikan sanksi teguran tertulis kepada PT Lautandhana Securindo. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (7/3).

Kata Direktur BEI Samsul Hidayat, berdasarkan hasil pemantauan bursa terhadap penyampaian laporan portofolio harian diketahui Lautandhana Securindo tidak menyampaikan laporan portofolio harian posisi 1 Maret 2013 sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan yaitu hingga pukul 08.30 WIB pada 4 Maret 2013.

Sebelumnya, Lautandhana Securindo menyatakan akan menangani satu emisi penawaran umum terbatas (right issue) dan dua emisi penawaran umum saham perdana (initial public offering) pada tahun ini. Nilai emisi right issue yang ditangani mencapai Rp 300 miliar.

Selain itu, Lautandhana juga akan melakukan emisi IPO dua perusahaan lainnya di tahun ini. Dia pun berharap, emisi tersebut bisa dilakukan pada semester II nanti. Sementara PT Lautandhana Investment Management menargetkan dana kelola mengalami pertumbuhan sebesar 25% dari total dana kelola reksa dana yang diperoleh perusahaan saat ini. “Total dana kelola reksa dana saat ini sebesar Rp1,5 triliun. Target dana kelolaan akhir tahun diharapkan 25% dari angka tersebut,”kata Direktur Utama PT Lautandhana Investment Management, Irvin Padmadiwiria.

Pertumbuhan tersebut, menurut dia, didukung performa produk reksa dana yang sudah ada dan adanya penerbitan produk baru sekaligus optimisme pertumbuhan Harga Indeks Saham Gabungan (IHSG) tahun ini yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan 10-15%. Pihaknya mencatat, saat ini telah mengantongi lebih dari Rp25-30 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Asosiasi Fintech Minta Dapat Kemudahan Akses Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta – Industri Finansial Technology (fintech) berharap agar pemerintah bisa mengizinkan usaha fintech bisa mendapatkan akses…

Impack Beri Pinjaman Anak Usaha US$7 Juta

Dukung pengemangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memberikan pinjaman kepada entitas anak ImpackOne Sdn Bhd, Malaysia…

Fitch Rating Beri Peringkat BB- Japfa Comfeed

NERACA Jakarta –Pencapaian positif kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) sepanjang tahun 2018 kemarin membuahkan hasil positf. Dimana lembaga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…