Obligasi VI Bank Nagari Raih Peringkat A

Obligasi VI/2010 PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat atau Bank Nagari mendapatkan peringkat A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Disebutkan peringkat tersebut juga untuk kinerja Bank Nagari.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (6/3). Asal tahu saja, saat ini obligasi VI/2010 PT Bank Nagarai masih beredar dengan nilai sebesar Rp 500 miliar. Disamping itu, Pefindo juga menegaskan peringkat idA(sy) atas sukuk mudharabah I/2010 yang belum jatuh tempo senilai Rp100 miliar.

Selain itu, peringkat idA- atas obligasi subordinasi I/2010 dan obligasi subordinasi II/2012 yang belum jatuh tempo masing-masing senilai Rp81 miliar dan Rp225 miliar. Prospek atas peringkat perusahaan adalah stabil.

Analis Pefindo Putri Amanda mengatakan, peringkat mencerminkan pangsa pasar captive dan profitabilitas bank yang kuat. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh tingginya NPL bank dari segmen produktif dan tantangan dalam meningkatkan tambahan modal.

Per 31 Desember 2012, 36,79% saham bank dimiliki oleh pemerintah Provinsi Sumatra Barat, 41,5% oleh pemerintah kabupaten Sumatra Barat, 20,6% oleh pemerintah kota Sumatra Barat, dan 1,2% oleh Koperasi Karyawan Bank Nagari. (bani)

BERITA TERKAIT

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

Seberapa Sustain Penguatan Rupiah Lewat Penjualan Obligasi?

Oleh: Djony Edward Tren penguatan rupiah yang super cepat masih menyimpan misteri. Begitu derasnya dana asing masuk dicurigai sebagai hot…

PUB Obligasi BRI Meleset dari Target - Mempertimbangkan Sisa Waktu

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan kondisi pasar yang tidak bakal menyerap seluruh obligasi, PT Bank BRI (BBRI) menyatakan telah menghentikan kegiatan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…