Ditetapkan Tersangka, Direktur Adhi Karya Dicopot

Kasus korupsi wisma atlet Hambalang, telah banyak menyeret pejabat negara dan termasuk direktur operasional PT Adhi Karya Tbk Teuku Bagus. Pasalnya, direktur Adhi Karya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), “Sebelum diganti karena terlibat kasus Hambalang, ternyata sudah mengundurkan diri terlebih dahulu, “kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di Jakarta, Selasa (5/4).

Sebelum jadi tersangka, Teuku yang menjabat Ketua Kerja Sama Operasi (KSO) proyek Hambalang antara Adhi Karya dan Wijaya Karya. Kemudian Teuku, telah mengundurkan diri karena tahu statusnya akan berubah menjadi tersangka.

Awalnya, Kementerian BUMN akan mengeluarkan surat untuk memberhentikan pria bernama lengkap Teuku Bagus Muhammad Noor dari posisi direktur, namun karena yang bersangkutan mengundurkan diri sebelum ditetapkan menjadi tersangka, maka surat urung dikeluarkan. Dahlan tak menyebut siapa pengganti Teuku di Adhi Karya. (bani)

BERITA TERKAIT

Penentuan Lokasi Ibukota Ditetapkan Presiden Tahun Ini

    NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, calon lokasi ibukota negara yang baru…

Adhi Karya Bagikan Dividen Rp 128,8 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun masih membutuhkan modal besar untuk pendanaan proyek LTR, namun PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) masih…

Kinerja Industri Padat Karya Berorientasi Ekspor Digenjot

NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah tengah fokus menggenjot kinerja industri padat karya berorientasi ekspor. Sektor ini…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…