Keindahan Kuliner Indonesia

Indonesia terdiri dari lebih 300 suku bangsa yang memiliki beragam kekayaan, termasuk kekayaan kuliner. Ragam kuliner ini menjadi keuntungan bagi negeri kita, pengelolaan kuliner nusantara sebaiknya dilakukan secara optimal.

"Negeri kita memiliki ratusan jenis kuliner, masing-masing dilengkapi keunggulannya sehingga sulit bagi kami untuk menentukan 30 jenis icon kuliner yang dianggap mewakili Indonesia. Maka kami melibatkan 40 orang yang handal dalam bidang kuliner untuk membantu memilih dan menciptakan standar kuliner Indonesia," kata Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Firmansyah Rahim pada Patali (Market) Day di The Dharmawangsa Hotel, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, 30 ikon kuliner yang sudah ditetapkan oleh Kemenparekraf bekerja sama dengan stakeholder kuliner ini masih akan bertambah jumlahnya. "Jumlah icon kuliner yang akan kami kembangkan tidak hanya 30, kami akan terus melakukan kajian untuk menetakan kuliner lain yang juga bisa jadi icon," lanjutnya.

Penetapan 30 icon kuliner, menurut Firman, bukanlah proses yang mudah karena banyak pendapat serta perdebatan yang muncul. "Bekerja dengan 40 pakar kuliner seperti bekerja dengan seniman karena masing-masing dari mereka memiliki argumentasi yang kuat," katanya lagi.

Sementara itu, Terzi Niode, perwakilan Omar Niode Foundation menjelaskan bahwa berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 100 orang di hampir seluruh wilayah Indonesia dapat diperoleh kesimpulan bahwa jenis makanan yang paling disukai masyarakat Indonesia adalah gado-gado, gudeg dan empek-empek. Sementara minuman yang paling disukai adalah cendol, wedang jahe dan bajigur, sedangkan kudapan yang aling disukai adalah martabak.

"Kami bersama Kemenparekraf dan seluruh pihak terkait akan terus memperkenalkan kekayaan kuliner khas Indonesia kepada masyarakat luas. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mewarisi kekayaan kuliner Indonesia," katanya bersemangat.

Kemenparekraf menyambut baik upaya berbagai pihak, khususnya Omar Niode Foundation yang telah menyelenggarakan even ini sebagai salah satu ajang pengembangan dan pengenalan kuliner nasional kepada masyarakat. “Jika masyarakat Indonesia semakin mencintai kuliner lokal, maka pengembangannya pun dapat dilakukan dengan mudah,” tutup Firmansyah.

BERITA TERKAIT

Keseriusan China Buka Produk Impor Peluang Ekspor Indonesia - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Indonesia baru saja mengakhiri keikutsertaan pameran dagang importir terbesar di dunia "The 1st China International Import Expo"…

Indonesia Dorong Penyelesaian Kerangka Kerja Sama RCEP

NERACA Jakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendorong penyelesaian tiga bab kerangka kerja sama dalam perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic…

Wakil Ketua MPR RI - Bangsa Indonesia Agar Komit Jaga Pancasila-NKRI

Ahmad Basarah Wakil Ketua MPR RI Bangsa Indonesia Agar Komit Jaga Pancasila-NKRI Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Destinasi Jelajah Gua di Gunungkidul

Bagi pecinta petualangan sekaligus sejarah dan keindahan alam, kegiatan menjelajahi gua paling tepat dijadikan agenda berlibur. Jika ingin menikmati keindahan…

Pulau-pulau Eksotis di Timur Indonesia

Selama ini Bali dan Lombok adalah dua nama pulau yang kerap menjadi pilihan wisatawan mancanegara untuk menghabiskan waktu berliburnya. Padahal…

Kemenpar Siap Kembangkan Ekowisata Hutan Gede Pangrango

Dalam siapkan ekowisata hutan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menggelar bimbingan teknis (bimtek), salah satunya untuk pengelola Taman Nasional Gunung Gede…