Menikmati Indahnya Alam NTT - Sail Komodo 2013

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama sejumlah pihak terkait akan mempromosikan Nusa Tenggara Timur melalui Sail Komodo 2013 di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Salah satu promosi tersebut adalah menyelenggarakan Yacht Rally yang akan dilaksanakan pada 1 Agustus – 17 September 2013 dengan rute Darwin, Australia - Filiphina.

“Kami akan mengupayakan agar negara – negara seperti Thailand, Filiphina, Singapura dan New Zealand untuk bisa juga dilalui dalam Yacht Rally,” jelas Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Firmansyah Rahim usai ‘Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Sail Komodo 2013’ di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memperkenalkan potensi destinasi pariwisata layar Indonesia kepada dunia, mensosialisasikan kemudahan-kemudahan yang dituangkan dalam Perpres No. 79 tahun 2011 kepada para pelayar yang hadir secara terorganisir maupun secara individual, serta mengimplementasikan kebijakan secara riil disemua lini yang berkaitan dengan kegiatan wisata kapal layar di Indonesia.

Diharapkan, pelaksanaan Sail Komodo, khususnya Yacht Rally dapat memberi manfaat bagi masyarakat NTT yakni menjadikan NTT sebagai gerbang Asia bagi wisata kapal layar, memberikan motivasi bagi pembangunan infrastrusktur bahari, meningkatkan perekonomian masyarakat pulau kecil dan pesisir, membuka wawasan internasional bagi masyarakat NTT, mendorong pengembangan industri kapal layar.

“Belajar dari Sail Banda, promosi pariwisata Sail Komodo diharapkan bisa menstimulir kunjungan jumlah wisatawan dan pembangunan infrastruktur seperti lapangan terbang, perbaikan homestay, pelabuhan laut, perbaikan jalan, dan sebagainya,” tambah Menko Kesra, Agung Laksono.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus, Ch menambahkan bahwa Pulau Komodo sebagai salah satu pulau di Nusa Tenggara Barat memiliki kekayaan alam yang luar biasa. “Sekarang ini, kami memiliki 3000 ekor komodo yang dilestarikan,” katanya. Mengenai pembangunan, Agustinus mengatakan bahwa landasan Bandara Mutiara II yang luasnya 1850 m2 akan ditambah sebanyak 400 m2.

Penyelenggaraan Sail Komodo 2013 didukung oleh sejumlah kementerian yang diwakili para menteri dan petinggi, yakni Kementerian Kesra, Kementerian Polhukkam, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Sekretaris Negara, Kementerian Keuangan, Kementerian Kehutanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian ESDM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dikbud, Kementerian Negara Pora, Kementerian Negara BUMN, Kementerian negara PPN / Kementerian Negara Ristek, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Sekretaris Kabinet, TNI dan Polri.

Sementara itu, kegiatan Sail Komodo antara lain meliputi Yacht Rally, bakti sosial, mobil pintar, rumah pintar, penyuluhan kesehatan dan KB, lintas pemuda, dan lain – lain.

BERITA TERKAIT

Mewaspadai Bencana Alam

Oleh : Riko Arianto,  Mahasiswa PTN di Semarang Secara geologis letak wilayah Indonesia yang dilalui oleh dua jalur pegunungan muda…

Kapal Wisata di Komodo akan Beroperasi Pekan Depan

Kapal wisata milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang disiapkan untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan kawasan wisata Labuan Bajo, Pulau…

Drone Sail to Bintan Menebarkan Pesona Lagoi Bay

Lomba Drone dalam rangka Wonderful Sail to Bintan 2018 berlangsung meriah. Lomba yang diikuti wisatawan mancanegara (wisman) dari berbagai negara…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

MarkPlus Dukung Pariwisata Sulawesi Utara

Kekayaan alam dan budaya membuat Manado menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara. Hal ini diungkap Founder dan Chairman MarkPlus,…

Bali Masuk dalam Daftar 10 Water Park Terpopuler Dunia

Taman bermain air atau water park, kerap menjadi pilihan masyarakat saat berwisata. Selain faktor keamanan yang terjamin, water park bisa…

Batam Culture Carnival, Gerbang Lebar untuk Wisman Singapura

Batam International Culture Carnival (BICC) 2018 diharapkan menjadi atraksi unggulan bagi pintu masuk wisatawan di Batam, Kepulauan Riau. Acara BICC…