Pembatasan Impor, Kinerja Erajaya Masih Positif

Kebijakan pemerintah menertibkan pembatasan impor seluler dalam aturan baru, tentunya berdampak terhadap produsen telepon seluler. Namun tidak halnya bagi PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Pasalnya, aturan baru tentang pembatasan impor telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet tidak berpengaruh terhadap kinerja perseroan.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Kata Corporate Secretary Erajaya, Syaiful Hayat, aturan tersebut justru akan memberi dampak positif karena dapat menekan importasi melalui jalur tidak resmi (black market). "Jadi importasi hanya dibatasi oleh importer yang ditunjuk resmi oleh principal saja,”katanya.

Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan penyesuaian terhadap struktur bisnis untuk menghadapi regulasi baru tersebut, dimana barang-barang yang diimpor perseroan akan didistribusikan oleh tiga anak usahanya, yakni PT Teletama Artha Mandiri (TAM), PT Sinar Eka Selaras (SES), dan PT Nusa Gemilang Abadi (NGA) kepada dealer/reseller/retailer. "Secara umum regulasi baru tersebut tidak berdampak signifikan atas opersional perseroan dan entitas anak usaha perseroan," tambahnya.

Kendati ada harapan positif atas regulasi ini, lanjut Saiful, belum dapat memperkiakan pengaruhnya terhadap kinerja keuangan. Seperti diketahui, Menteri Perdagangan (Permendag) mengluarkan regulasi tentang pembatasan impor telepon seluler, komputer genggam (handheld) dan komputer tablet. (bani)

BERITA TERKAIT

WALAU HADAPI HAMBATAN EKSTERNAL KUAT - IMF Nilai Kinerja Ekonomi RI Baik

Jakarta-Tim Dana Moneter Internasional (IMF) menilai perekonomian Indonesia 2018 menunjukkan kinerja yang baik, meski menghadapi hambatan eksternal yang kuat. Prospeknya…

Defisit Neraca Dagang - Pemerintah Dinilai Perlu Hati-Hati Sikapi Pengendalian Impor

NERACA Jakarta – Defisit neraca dagang Indonesia pada April 2019 merupakan yang tertinggi sejak April 2013, dimana angka defisit mencapai…

Bisnis Properti Masih Lesu - Metropolitan Land Bidik Pendapatan Tumbuh 10%

NERACA Jakarta –Masih lesunya bisnis properti dirasakan betul PT Metropolitan Land Tbk (MTLA). Dimana emiten properti ini membukukan kinerja kuartal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasar Properti Masih Tertekan - Intiland Pilih Kerjasama Kembangkan Proyek Maja

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan properti di Maja, Banten, seperti yang sudah dilakukan PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) menjadi daya…

Telkom Gelar Safari Ramadhan di Tarakan

Ramadhan kali ini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) di percaya Kementerian BUMN sebagai PIC bersama Perum Jamkrindo dan PT…

Kantungi Pinjaman Rp 119,92 Miliar - Multipolar Berikan Jaminan Bagi Anak Usaha

NERACA Jakarta - Dukung pengembangan bisnis anak usaha yang seret likuiditas, PT Multipolar Tbk (MLPL) memberikan jaminan atas pinjaman anak…