Industri Asuransi Diyakini Tumbuh Makin Pesat

NERACA

Jakarta - Bisnis industri asuransi di Indonesia semakin tumbuh dan berkembang dengan pesat lantaran masyarakat makin sadar akan keberadaan lembaga asuransi tersebut akan memberikan kemakmurannya yang cukup baik di masa depan.

Direktur Utama BNI Life, A Junaedy Ganie, mengatakan, untuk mengatasi permintaan pasar yang besar itu, maka BNI melalui anak perusahaannya BNI Life Insurance (BNI Life) menggandeng PT Asuransi Cigna mempersembahkan serangkaian produk asuransi jiwa.

"Kami menyajikan kualitas layanan terbaik kepada nasabah agar mereka menjadi nasabah yang aman dan nyaman," ucapnya, kemarin. Junaedy Ganie menambahkan, BNI Life berupaya menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam setiap layanan dan mencari mitra usaha agar usaha tersebut berhasil.

Oleh karena itu, mitra usaha yang dipilih adalah asuransi Cigna yang telah berpengalaman dalam bidang asuransi tersebut. "Kami yakin dengan Cigna yang rekam jejaknya terpercaya maka perusahaan akan dapat melaksanakan terobosan baru tersebut dan penetrasi pasar yang efektif melalui jalur telemarketing sesuai keahlian Cigna,” terangnya.

Sementara menurut Direktur Utama Cigna, Christine Setyabudhi, menambahkan pihaknya berkomitmen untuk mendukung BNI Life dengan keahlian dan pengalaman terbaik. Sebagai mitra Ko-Asuransi BNI Life, maka Cigna akan lebih optimal melakukan program kerja sama ini terutama untuk memenuhi kebutuhan nasabah BNI sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia.

Menurut dia, kemitraan in merupakan kerja sama pertama kali antar sesama penyedia asuransi jiwa di Indonesia. BNI Life bersama Cigna melalui kekuatan operasional distribusi marketing dan pengelolaan nilai-nilai nasabah akan dapat menentukan strategi marketing yang tepat, ujarnya.

Direktur BNI, Darmadi Sutanto mengatakan, BNI Life dan Cigna harus dapat melakukan sinergi dengan baik untuk dapat menarik nasabah yang cukup besar itu. Pasalnya, tanpa sinergi yang baik, maka akan sulit berkembang, apalagi tidak ada kesungguhan dalam melakukan program tersebut.

Dia menambahkan, penyajian pelayanan menjadi kualitas utama bagi nasabah untuk memilih produk yang dinilai lebih baik. Apabila produk yang ditawarkan itu sudah dikenal masyarakat luas, maka sinergi BNI Life dan Cigna akan menjadi merek yang sudah dikenal.

Darmadi juga menambahkan, dari kerja sama dengan Cigna, BNI Life menargetkan premi Rp1 triliun selama kurun waktu tiga tahun ke depan, dari 25 produk yang rencananya akan diluncurkan. Sinergi dua perusahaan asuransi jiwa ini adalah yang pertama di Indonesia. Sinergi ini ditujukan untuk mengembangkan bisnisbancassurancedi BNI yang kini porsinya masih dibawah 1% terhadap totalincomedan masih di bawah 5% terhadap totalfee based BNI.

Dengan kerja sama ini, kedepannya kontribusinya terhadap totalincomeBNI dapat meningkat menjadi 2% hingga 3%. “BNI akan terus membangun infrastruktur,channeldan SDM untuk mengembangkan bancassurance. Saat ini, fee baseddaribancassurancebaru mencapai Rp150 miliar, masih sangat kecil jika dibandingkan dengan totalfee basedBNI yang mencapai Rp7,5 triliun hingga Rp8 triliun,” papar dia.

Kerja sama yang akan dijalin dalam waktu tiga tahun kedepan ini akan mengembangkan berbagai produk asuransi yang dipasarkan melalui timtelemarketing. Rencananya, BNI Life dan Asuransi Cigna akan meluncurkan sebanyak 25 produk dengan dukungan 300 tenaga pemasarantelemarketing. “Dengan dua kekuatan ini menjadivalue addedbagi nasabah untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Awal Maret 2013 nanti kami akan luncurkan tiga produk, yakni asuransipersonal accident, hospitaldanterm life,” tukasnya. [ardi]

Related posts