Pajak Hiburan di Kota Sukabumi Sudah Naik Setiap Bulan

NERACA

Sukabumi - Anggota Pansus I DPRD Kota Sukabumi yang saat ini sedang membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) untuk kenaikan pajak hiburan seperti diskotik, karaoke dan club malam, ternyata sedikit mengalami hambatan.

Namun apa lacur, saat anggota Pansus I masing-masing Dadang Hermawan, Edi Gunawan dan Faisal Anwar Bagindo, melakukan sidak ke tempat hiburan di Kota Sukabumi,mendapatkan temuan di salah satu tempat hiburan, menyatakan kebaratan untuk dinaikan pajaknya lagi, dengan alasan, sudah naik 3 kali dalam waktu 3 bulan.

“Temuan kami ini, saat bersama anggota pansus I, tengah melakukan sidak ke sejumlah tempat hiburan dan salah satu pengelola hiburan jenis karaoke tidak mau dinaikan lagi pajaknya. Alasannya, pihak dinas terkait katanya sudah menaikan pajak sebanyak 3 kali dalam 3 bulan terakhir ini,”jelas Faisal, ketika ditemui Neraca di Gedung DPRD Kota Sukabumi, akhir pekan kemarin.

Ironis memang, saat DPRD tengah membahas raperda kenaikan pajak, ternyata dinas terkait Pemkot Sukabumi, sudah menaikan pajak tanpa sepengetahuan anggota DPRD, karena bagaimanapun juga, masalah aturan yang akan di terapkan di Kota Sukabumi, sedianya harus diparipurnakan dulu dengan pihaklegeslatif .

Sekadar untuk diketahui, Pansus I DPRD Kota Sukabumi telah mengusulkan kenaikan pajak hiburan cukup rasional, seperti untuk diskotik mengalami kenaikan mencapai 35%, karaoke 25% dan untuk klub malam kenaikannya mencapai 40 %.

Kenaikan tersebut oleh sementara pihak dinilai masih cukup rasional jika dibandingkan dengan daerah lain yang kenaikannya pajaknya mencapai 75% bahkan 100 %.

Related posts