Kijang Innova Kuasai 83% Pasar MPV - Geliat Sektor Otomotif

NERACA

Jakarta - Toyota Kijang Innova pada Januari 2013 mencapai 7.383 unit, atau menguasai 83,6 persen pangsa pasar kendaraan multi vehicle purpose (MPV) di Indonesia. "Kami bersyukur Toyota Kijang terus mendapatkan respon positif dari konsumen, yang diciptakan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia," kata Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Joko Trisanyoto, di Jakarta, Kamis (28/2).

Joko menyebutkan masih tingginya permintaan terhadap Toyota Kijang Innova membuktikan bahwa mobil tersebut masih tetap dipercaya sebagai salah satu kendaraan andalan keluarga Indonesia. Pencapaian tersebut tumbuh sekitar 57,9 persen jika dibandingkan Desember 2012 yang terjual sebanyak 4.676 unit, dan pertumbuhan penjualan Toyota Kijang Innova tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan pasar di segmen medium MPV yang tumbuh 26,9% dari bulan Desember 2012.

Sejak kemunculan perdananya pada 9 Juni 1977 hingga Januari 2013, semua varian Toyota Kijang sudah membukukan total penjualan 1.525.127 unit.

Sementara itu, Presiden Direktur TAM, Johnny Darmawan, menambahkan Toyota melewati bulan pertama 2013 dengan mempertahankan posisi sebagai market leader dengan membukukan total penjualan 35.923 unit atau menguasai pangsa pasar 37,1%.

Pencapaian tersebut, lanjut Johnny, melebihi target yang ditetapkan TAM sebesar 36%. Keberhasilan yang dicatatkan Kijang Innova pada bulan lalu, memberikan kontribusi besar terhadap penjualan segmen MPV Toyota secara keseluruhan, dan pada segmen ini, Toyota mempertahankan dominasinya dengan total penjualan 25.141 unit atau dengan market shares 53,5%

Dominasi Toyota juga terlihat dari penjualan kendaraan penumpang lainnya, pada segmen sedan misalnya, membukukan total penjualan 983 unit atau dengan pangsa pasar 50 persen, penjualan pada segmen SUV 4.820 unit dengan market shares 44,6%, serta segmen 4x4 penjualannya mencapai 108 unit atau 51,7% pangsa pasar..

Pada segmen pick up, pengusaan pangsa pasar Toyota pada Januari 2013 tumbuh menjadi 5,8 persen, sementera pada periode sama 2012 hanya 3,5%.

Di segmen commercial van dengan Toyota HiAce, sejak diluncurkan September 2012 telah meraih pangsa pasar sebesar 18,2% pada Januari 2013, dan segmen kendaraan komersial dua tonnya menguasai pangsa pasar 23,3% pada bulan lalu.

Penjualan Tumbuh

Kompetisi ketat di segmen multi vehicle purpose (MPV) tidak membuat layu Toyota Kijang Innova. MPV medium tersebut masih mampu mencatat penjualan 7.383 unit dengan market share 83,6 persen pada Januari 2013.

Pencapaian tersebut tumbuh sekitar 57,9% dibandingkan dengan Desember 2012 yang terjual 4.676 unit. Pertumbuhan penjualan Toyota Kijang Innova tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pasar di segmen medium MPV yang tumbuh 26,9%.

“Kami bersyukur Toyota Kijang terus mendapatkan respon positif dari konsumen. Sedari awal, Toyota Kijang diciptakan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia, sehingga tidak mengherankan jika mobil ini menjadi salah satu pilihan konsumen, khususnya keluarga di Indonesia,” kata Joko.

Toyota Kijang Innova menjadi salah satu ikon produk tersukses yang dirilis Toyota. Kijang Innova pertama kali diproduksi dan dipasarkan di Indonesia pada 2004. Kijang Innova menjadi salah satu kontributor terbesar penjualan, di mana sejak pertama kali diluncurkan hingga Januari 2013, membukukan total 459.240 unit.

Sementara itu, sejak kemunculan perdananya pada 9 Juni 1977 hingga Januari 2013, semua varian Toyota Kijang sudah membukukan total penjualan 1.525.127 unit. Kijang Innova merupakan generasi kelima dari Toyota Kijang yang merupakan produk legendaris Toyota. Sebagai line up produk terlama yang dimiliki Toyota Indonesia saat ini.

Toyota Kijang terdiri dari lima generasi, yakni Generasi Pertama atau yang lebih dikenal sebagai Kijang Buaya (1977—1980). Generasi kedua atau yang lebih dikenal sebagai Kijang Doyok (1981—1985), Generasi Ketiga atau yang lebih dikenal sebagai Kijang Super (1986—1996), Generasi Keempat atau yang dikenal sebagai Kijang Kapsul (1996—2004), serta generasi terakhir Kijang Innova (2004—sekarang).

Target Penjualan

Informasi terakhir dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menunjukkan, angka penjualan mobil 2012 mencapai 1.116.230 unit, naik 24,8% dibandingkan tahun 2011 sebesar 894.164 unit. Tidak hanya dari sisi penjualan, angka produksi indutri otomotif sepanjang tahun 2012 juga mengalami peningkatan yang bahkan lebih besar dari persentase kenaikan penjualan. Angka produksi tahun 2012 tercatat 1.076.157 unit, naik 28,4% dibandingkan tahun 2011 sebesar 838.388 unit.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memprediksikan, pangsa pasar mobil Indonesia tahun ini akan terus naik signifikan. Namun, Gaikindo tak mau besar kepala dalam memasang target penjualan tahun 2013. “Kami pengurus Gaikindo sementara menetapkan bahwa target penjualan tahun 2013 diperkirakan akan sama dengan tahun sebelumnya, yakni sekitar 1,1 juta unit,” kata Sudirman MR, Ketua Umum Gaikindo, belum lama ini.

BERITA TERKAIT

Diversifikasi Ke Pasar On-Road Truck - Kobexindo Pasarkan Foton Truck dari Beijing

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan penjualan, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) melalui anak perusahan PT Kobexindo Foton Indonesia resmi menjadi…

Pertimbangkan Kondisi Pasar - Anak Usaha BUMN IPO di Paruh Kedua

NERACA Jakarat – Sejak pembukaan perdagangan di tahun 2019, baru tiga perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kondisi…

Sektor Riil - Kinerja Sektor Manufaktur ‘Tancap Gas’ pada Triwulan I-2019

NERACA Jakarta – Sektor industri manufaktur sepanjang triwulan I tahun 2019 menunjukkan kinerja positif. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Prompt…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

AMMDes Pacu Produktivitas, Siap Rambah Ekspor

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian secara konsisten dan berkelanjutan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk…

KKP Permudah Pelayanan Perijinan Pakan dan Obat Ikan

NERACA Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) percepat pelayanan perijinan pakan dan obat ikan. Ketentuan ini tercantum dalam Peraturan…

INDI 4.0 Untuk Ukur Kesiapan Sektor Manufaktur

NERACA Jakarta – Memasuki satu tahun implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, pemerintah telah melaksanakan beberapa agenda yang tertuang dalam…