Central Omega Catatkan Laba Tumbuh 70,98%

PT Central Omega Resources Tbk, (DKFT) alami kenaikan laba bersih per Desember 2012 sebesar 70,98% menjadi Rp303.44 miliar. Penjualan naik menjadi Rp848,50 miliar dari penjualan di tahun sebelumnya yang Rp485,46 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (28/2). Disebutkan, beban pokok perseroan tercatat naik menjadi Rp481,73 miliar, YoY dari Rp217,98 miliar. Laba kotor naik menjadi Rp366,77 miliar, YoY dari Rp267,48 miliar. Demikian laporan keuangan Kamis (28/2/2013).

Sedangkan laba sebelum pajak diraih per Desember 2012 sebesar Rp393,67 miliar naik dari laba sebelum pajak di tahun sebelumnya Rp232,74 miliar. Total aset perseroan hingga Desember 2012 mencapai Rp1.53 triliun dan berarti naik dari total aset hingga Desember 2011 yang Rp1,30 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat A- Obligasi ADHI

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idA- untuk Obligasi Berkelanjutan I/2013 seri B senilai Rp500 miliar milik PT Adhi…

TAMU Raih Kontrak Baru Rp 24,77 Miliar

Di awal tahun 2020, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) mengantongi kontrak baru senilai Rp24,77 miliar. Emiten pelayaran ini ditunjuk…

Elnusa Anggarkan Belanja Modal Rp 1 Triliun

Danai pengembangan bisnisnya, PT Elnusa Tbk (ELSA) mengalokasikan belanja modal tahun ini sekitar Rp 1triliun. Dimana jumlah capex yang dialokasikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pabrik Karawang Beroperasi - Softex Bidik Bisnis Tumbuh Double Digit

NERACA Bandung –Mengulang kesuksesan pertumbuhan bisnis di tahun 2019 kemarin, perusahaan prdousen saniter PT Softex Indonesia mematok pertumbuhan bisnis tahun…

Tambah Portofolio Aset - SDI Akuisisi Gedung Milik SCB Rp 20 Miliar

NERACA Jakarta -  Dukung pengembangan bisnisnya, PT Serba Dinamik Indonesia (SDI) mengakuisisi gedung milik PT Surya Cipta Banten (SCB) senilai…

Marak Terbitkan Obligasi - Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 40,7 Triliun

NERACA Jakarta –Pasar obligasi dalam negeri di tahun 2020 masih berpiotensi tumbuh, meskipun dihantui sentimen negatif pasar global. Berkah inilah…