Tips Memilih Franchise

Bisnis franchise tercatat jadi salah satu bisnis yang mengalami pertumbuhan signifikan di Tanah Air. Namun tak sedikit pengusaha pembeli franchise (franchisee) yang baru saja membeli franchise mengeluh. Nah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menetukan pilihan bisnis franchise Anda.

Pertama tentukan minat bisnis, jangan sampai Anda memilih waralaba yang tidak berhubungan dengan minat Anda, karena bisa mempengaruhi bagaimana Anda menjalankan bisnis ini nantinya. Setelah itu, pilihlah tiga kandidat brand yang Anda minati dan lakukan seleksi awal. Perhatikan tingkat resiko yang ada. Membeli franchise adalah membeli bisnis dan tentunya ada resikonya. Waralaba baru dengan wilayah baru tentu mengandung resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan usaha waralaba yang telah mapan. Cari tahu berapa persen orang yang membeli usaha waralaba tersebut yang gagal setiap tahunnya.

Ingat, jangan mudah percaya dengan brosur, terlebih pada calo franchise. Pelajari dan badingkan sistem yang ditawarkan oleh ketiga franchise tersebut. Cobalah minta waktu untuk bertemu dengan franchisor dan berdiskusi. Ketika berdiskusi dengan franchisor Anda juga bisa meminta prospektus keuangan. Ini agar Anda mengetahui sejauh mana bisnis mereka menguntungkan. Ini merupakan hak Anda dan bila franchisor menolak untuk memberikannya, maka Anda perlu waspada. Jangan sampai Anda membeli perusahaan waralaba yang ternyata berada di ambang kebangkrutan. Namun, informasi sepihak dari franchisor biasanya cenderung subjektif. Untuk itu, carilah konsultan yang tahu tentang usaha waralaba yang bisa Anda percaya dan Anda andalkan.

Dan yang terakhir adalah, lokasi. Dalam pemilihan lokasi tentu tidak hanya berada dalam wilayah keramaian, namun juga sesuai dengan segmentasi pasarnya. Dalam hal tersebut, lokasi harus dekat dengan target konsumen yang memiliki daya beli dan ketertarikan potensial membeli produk yang kita tawarkan.

Related posts