Atasi Akses Internet Mahasiswa yang Lemot - ITS Gandeng Google

Zaman sekarang ini akses internet memang sangat penting bagi setiap orang, apalagi untuk di dunia pendidikan. Ya, akses Internet/Intranet mutlak perlu yakni untuk memperlancar komunikasi dan informasi antara Fakultas/ Program Studi, Dosen, Mahasiswa dan Orang Tua. Dukungan aplikasi dan akses Internet/Intranet memungkinkan sebagian beban komunikasi dan informasi serta proses administrasi akademis dialihkan dari interaksi langsung menjadi interaksi berbasis Komputer dan Internet.

Selain itu, dengan internet juga memberikan kemudahan bagi Orang Tua mahasiswa untuk mengakses data nilai dan data pembayaran biaya kuliah. Selain itu, Dosen memperoleh pelayanan online untuk memasukan nilai UTS/UAS maupun kebutuhan lain seperti akses data mahasiswa yang dibimbingnya. Untuk meningkatkan pelayanan akses internet kepada mahasiswa dan orang tua mahasiswa, Badan Teknologi dan Sistem Informasi (BTSI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggandeng perusahaan search engine (mesin pencari) terkemuka di dunia, Google.

Kerja sama ini dilakukan karena melihat kebutuhan mahasiswa dan sivitas akademika kampus teknik itu yang tak pernah lepas dari jeratan Teknologi Informasi (TI), namun kebutuhan itu selama ini belum bisa terpenuhi dengan maksimal karena minimnya infrastruktur.

"Banyak mahasiswa yang sering komplain kepada kami tentang koneksi internet yang lelet, kurang stabil hingga jaringan internet putus, karena itu kami berani menjalin kerja sama dengan perusahaan search engine terkemuka di dunia itu," kata Kepala Pusat Pelayanan Teknologi Informasi BTSI ITS Arief Rahman ST MSc.

Untuk kerja sama perdana, BTSI memindahkan e-mail resmi ITS yang sebelumnya webmail menjadi gmail, agar meningkatkan layanan terhadap pengguna e-mail resmi ITS. "Untuk langkah awal, kami meresmikan migrasi e-mail resmi ITS dari webmail ke gmail," katanya.

Dengan menggunakan gmail, kapasitas penyimpanan e-mail akan bertambah hingga 25 gigabyte Selain itu, tingkat keamanan gmail tinggi dan fitur yang ditawarkan lebih variatif. Yang lebih penting lagi, meskipun telah dipindah menjadi gmail, domain yang terdaftar tetap milik ITS, sehingga proses pengawasan dan pengelolaan e-mail sepenuhnya dilakukan oleh BTSI ITS.

Selain itu, dalam waktu dekat ITS juga akan mengadakan kerja sama dengan Google untuk masalah kalender. Kalender akademik ITS nantinya akan terintegrasi dengan Google kalender, sehingga Google akan mengingatkan jadwal akademik bagi mahasiswa yang menggunakan produk Google secara otomatis.

Bahkan, e-mail orang tua mahasiswa nantinya juga akan diintegrasikan dengan Google, sehingga proses pemberitahuan hasil studi mahasiswa selama satu semester tak lagi lewat surat, melainkan lewat e-mail yang secara otomatis dikirim lewat Google.

"Kami kerja sama ini dapat semakin menunjang sistem pendidikan yang ada di ITS. Selain itu, terbentuknya cloud community juga menjadi salah satu tujuan utama yang tak kalah penting," tutupnya.

BERITA TERKAIT

DPR Desak Pemerintah Atasi Problem Beras Medium

NERACA Jakarta – Pemerintah diminta perlu benar-benar memastikan ketersediaan beras medium di tengah-tengah masyarakat di berbagai daerah agar dapat menghentikan…

LAYANAN INTERNET

Direktur Layanan Garuda Indonesia Nicodemus P. Lampe (ketiga dari kiri) menyerahkan miniatur pesawat Garuda Indonesia kepada Direktur Utama Mahata Aero…

Penasihat KPK Ajak Mahasiswa Ikut Berantas Korupsi

Penasihat KPK Ajak Mahasiswa Ikut Berantas Korupsi NERACA Purwokerto - Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Santoso mengajak mahasiswa Universitas…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Film "Prasangka" Juarai Lomba Film Pendek Koperasi

Tiga film pendek terbaik berhasil memenangkan Lomba Film Pendek Koperasi yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM Oktober 2018.  Ketiga film…

Pegawai Kemenkop dan UKM Lakukan Aksi Galang Dana Untuk Korban Bencana

Pegawai Kementerian Koperasi dan UKM melakukan aksi penggalangan dana bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.…

Presiden Setujui Pendirian Universitas Persis

      Presiden Joko Widodo menyetujui pendirian Universitas Persis sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM) agar…