Akuisisi Lahan, Astra Agro Anggarkan Capex Rp 3 Triliun

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) mencapai Rp3 triliun pada tahun ini. Angka tersebut meningkat Rp33 miliar dibandingkan belanja modal tahun sebelumnya sebesar Rp2,67 triliun, “Nantinya anggaran tersebut akan dipergunakan untuk pengembangan usaha perseroan," kata Head of Public Relation AALI, Taufan Mahdi di Jakarta kemarin.

Dia menuturkan, belanja modal tersebut sebesar 30% akan dipergunakan untuk mengakuisisi lahan, selain itu pembangunan pabrik refinery lain untuk persiapan membangun industri hilir, “Anggaran belanja modal untuk 20% pembangun pabrik, 30% bangun beberapa pabrik refinery kita bangun untuk industri hilir di daerah Jawa-Sulawesi,”ungkapnya.

Menurutnya, anggaran belanja modal tersebut 60% berasal kas internal, terkait rencana tersebut perseroan belum berencana menerbitkan obligasi (bond). "Kas kita masih cukup, 60% dari kas internal, jadi kita enggak akan terbitkan bond," jelasnya.

Awal tahun 2013, PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan volume penjualan CPO sebanyak 131.868 ton. Disebutkan, jumlah tersebut tumbuh 36,4% dari 96.662 ton pada periode yang sama tahun 2012.

Dari total volume penjualan tersebut, pasar lokal menyerap 90,5% (119.369 ton) dan sisanya diserap pasar ekspor sebesar 9,5% atau mencapai 12.499. (bani)

BERITA TERKAIT

Lahan Pertanian Beririgasi Teknis Tak Terdampak Kekeringan

  NERACA Jakarta – Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hari Suprayogi mengatakan lahan pertanian…

Kisel-Koperasi Astra-Forkom KBI Kerjasama Bisnis Aplikasi Digital

Kisel-Koperasi Astra-Forkom KBI Kerjasama Bisnis Aplikasi Digital NERACA Purwokerto - Koperasi Telekomunikasi Seluler (Kisel), Koperasi Astra Internasional dan Forum Koperasi…

Rencanakan Go Public - Softex Indonesia Bidik Dana di Pasar Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta  -Satu lagi antrian panjang perusahaan yang berniat go public tahun ini adalah PT Softex Indonesia. Hal tersebut disampaikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Acting in Concert Pemicu Jababeka Default

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai US$ 300 juta karena terjadinya perubahan pengendali sebagaimana…

Gandeng Perusahan Taiwan - Kalbe Farma Bidik Cuan di Bisnis Kecantikan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan, inovasi dan pengembangan bisnis menjadi strategi yang dilakukan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Menggandeng…

Volume Penjualan Semen SMCB Turun 3,30%

NERACA Jakarta – Melorotnya penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di semester pertama tahun ini, juga dirasakan oleh anak…