Biang Roti Tertua - MADRE

Madre mengisahkan bagaimana sejarah hidup seseorang berubah dalam sehari hanya dengan sebuah kunci lemari es yang berisi adonan biang roti berumur 70 tahun bernama Madre. Dalam perjalanannya Madre mampu mengubah nasib dan arah masa depan Tansen remaja berusia 27 tahun tanpa persiapan apapun.

Madre berasal dari kata spanyol yang berarti 'ibu' dan dalam hal ini merupakan biang roti yang sangat tua. Sang kakek yakin, hanya keturunan langsungnyalah yang dapat menghidupkan kembali toko roti yang sudah berdiri sejak tahun 60-an dan kini berhenti beroperasi.

Tansen seorang surfer yang memilih hidup bebas tanpa jeratan rutinitas. Ia terobsesi untuk mencari ombak tertinggi untuk ditaklukan. Hanya satu rutinitas yang baru dua tahun ini, ia tekuni, membagi pengalamannya pada sebuah blog yang diberi nama Sang Pencari Ombak.

Apa rasanya sejarah kita berubah dalam sehari. Seperti tiba-tiba tercebur dipasir hisap. Makin dalam makin sesak. Hidupku kemarin lebih sederhana. Hari ini hidupku lebih kompleks. Dalam darahku mendadak seperempat tionghoa. Nenekku keturunan india yang ternyata tukang buat roti. Dan dia, bersama kakek yang tidak kukenal, mewariskan anggota keluarga yang tidak pernah kutahu.. MADRE. Madre berasal dari bahasa spanyol yang berarti IBU. Madre sang ibu, Biang, lahir sebelum ibuku. Dan Dia bahkan sanggup hidup bahkan dari sang penciptanya.... Mengerikan

Tansen bertemu dengan pembaca blognya yang juga pengusaha toko roti Fairy Bread bernama Meilan Tanuwidjaja. Awalnya Mei tertarik untuk membeli Madre, tapi akhirnya ia memutuskan untuk bekerja sama dengan Tansen menjual roti klasik. Hubungan kerjasama ini berubah menjadi hubungan yang istimewa, ada benih-benih cinta yang tumbuh diantara mereka.

Dipersimpangan, Tansen yang memuja ombak, kebebasan, dan penyendiri harus memutuskan. Apakah akan menerima Madre dan lingkaran kehidupan yang mengelilinginya serta Mei, yang telah mencuri hatinya.

Related posts