Permata Targetkan Tambah 200 Ribu Nasabah - Luncurkan BBM Money

NERACA

Jakarta - PT Bank Permata Tbk menargetkan kenaikan 200 ribu nasabah pada 2013 seiring dengan diluncurkannya Blackberry Messanger (BBM) Money, yaitu transaksi banking berbasis aplikasi mobile melalui smartphone Blackberry.

"Tujuan utama kami adalah bagaimana memberikan value kepada nasabah. Dan tentunya menjadikan Bank Permata sebagai bank utama, deposit dan tabungannya dipindah ke Bank Permata. Yang terpenting adalah saat ini bagaimana kita mengumpulkan recovery cost dari pembuatan ini, jangan sampai minus," kata Direktur Retail Banking Bank Permata, Lauren Sulistiawati di Jakarta, Selasa (26/2).

Menurut dia, dengan kenaikan jumlah nasabah tersebut, maka Bank Permata juga berharap bahwa kenaikan tersebut dapat memberikan kontribusi pada target kenaikan fee based income pada 2013 sebesar 30%-35% dibandingkan tahun lalu. Selain menambah nilai fee based income, melalui aplikasi yang dibuat atas hasil kerja sama dengan Blackberry dan AGIT Monitise Indonesia juga diharapkan mampu menambah nilai dana murah Bank Permata di 2013, di mana porsi pada 2012 telah mencapai 40%.

Sementara itu, Marketing Director BlackBerry Indonesia, Eka Anwar, mengatakan dengan diluncurkannya aplikasi ini diharapkan mampu menambah jumlah pengguna Blackberry di Indonesia yang saat ini sudah mencapai angka 12 juta pengguna. Untuk mendukung hal tersebut, saat ini baik Blackberry maupun PT AGIT Monitise Indonesia sebagai pengembang berencana akan menambah fitur-fitur lain dalam aplikasi tersebut seperti diantaranya adalah aplikasi pembayaran kartu kredit, PLN, telepon pasca bayar dan sebagainya.

"Kita masih kaji hingga saat ini untuk penambahan fitur lain, kami perkirakan bisa diluncurkan pada pertengahan tahun ini. Sekaligus kita juga ingin mencoba mengembangkan aplikasi yang pertama kali diluncurkan di dunia ini untuk di negara lain," kata Eka.

BBM Money dikembangkan oleh PT AGIT Monitise Indonesia, sebuah perusahaan patungan antara Monitise Asia Pasifik dan Astra Graphia Information Technology (AGIT), bagian dari Astra International Group menjadikan BBM Money sebagai aplikasi banking yang mudah dengan hanya mengisi uang ke dalam rekening mobile dari bank atau ATM terdekat.

Adapun cara mengunduh aplikasi ini adalah dengan mengakses Application World pada menu Blackberry, lalu pilih BBM Money dan lakukan pengunduhan dengan mengikuti petunjuk yang ada. Setelah diunduh, pengguna nantinya akan disajikan dengan berbagai menu yang diantaranya adalah menu transfer antar rekening yang sama maupun rekening yang berbeda, dan ada juga aplikasi Top-Up untuk pengisian pulsa kartu seluler.

Saldo minimum untuk BBM Money ini adalah Rp1 juta, dengan total keseluruhan transaksi bisa mencapai Rp20 juta Adapun biaya yang dikenakan pada setiap transaksinya adalah gratis bagi nasabah Bank Permata, sementara untuk nasabah bank lainnya akan dikenakan biaya Rp5.000 per transaksi. [ardi]

BERITA TERKAIT

Patok Harga IPO Rp 103 Per Saham - Nusantara Properti Raup Dana Rp 200 Miliar

NERACA Jakarta – Menyusul emiten yang sudah tercatat di pasar modal awal tahun ini, bakal di ikuti PT Nusantara Properti…

Klaim Polis Tidak Dibayarkan - Nasabah Jiwasraya Tuntut Tanggung Jawab OJK

Kasus raibnya dana investasi nasabah asuransi Jiwasraya menyeret Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk turut serta bertanggung jawab dan bukan sebaliknya…

Bank BTPN Catatkan ESOP 45 Ribu Saham

NERACA Jakarta – Dukung pendalaman industri pasar modal dan juga menggenjot pertumbuhan investor pasar modal, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

LPS Perkirakan BI Tahan Suku Bunga Di Awal 2019

NERACA Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksikan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate pada awal 2019 ini…

Regulator Terapkan Perhitungan Risiko Pasar Basel III Terbaru

  NERACA Jakarta - Regulator Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadiri pertemuan para Gubernur Bank Sentral dan Pimpinan Otoritas Pengawas Sektor…

Sejumlah Perusahaan Jasa Keuangan Manfaatkan NIK - Gandeng Kemendagri

  NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)…