Bangun Pabrik, Sriboga Rencanakan Go Public - Targetkan Dana Rp 700 Miliar

NERACA

Jakarta – Produsen tepung dan terigu, PT Sriboga Raturaya akan melakukan penawaran perdana saham (initial public offering) pada semester kedua 2013 dengan mengincar dana Rp700 miliar.

Kata Direktur Utama PT Sriboga Raturaya, Alwin Arifin, perseroan akan melepas 15%-25% dari modal disetor dan ditempatkan penuh. Tetapi hingga kini, perseroan belum menunjuk underwriter untuk penjamin emisi penawaran perdana saham, “Dana IPO sebagian besar akan alokasikan untuk ekspansi yaitu sebesar Rp 500 miliar,”katanya di Jakarta, Selasa (26/2).

Kemudian sisa dana IPO sebesar Rp 200 miliar akan dialokasikan untuk bayar utang jatuh tempo perseroan tahun ini. Utang tersebut akan dibayarkan ke PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Tahun 2013, Sriboga menargetkan pendapatannya naik sekitar 20%. Dari tahun lalu menjadi sebesar Rp 4,5 triliun. Peningkatan pendapatan ditopang oleh kenaikan penjualan tepung dan restoran.

Selain itu, PT Sriboga Raturaya menggandeng Mitsubishi Corporation, perusahaan asal Jepang untuk membeli 10% saham milik anak usahanya di PT Sriboga Flour Mill. Nilai pembelian saham tersebut mencapai US$ 30 juta setara Rp 291,21 miliar yang dilakukan secara bertahap selama 3 tahun.

Investasi Mitsubishi Corporation pada Sriboga Flour Mill, dilakukan melalui anak usahanya Mitsubishi Corporation Grains. "Sriboga Flour Mill salah satu anak perusahaan Sriboga Ratu Raya yang bergerak di bidang tepung terigu. Investasi yang dilakukan Mitsubishi dalam 3 tahun US$ 30juta," kata Alwi.

Menurut dia, kerjasama ini bertujuan untuk mengembangan usaha di bidang tepung terigu sejalan dengan peningkatan kapasitas produksi yang dimiliki PT Sriboga Flour Mill. Diharapkan dari kerjasama ini membawa efek strategis dan sinergis terhadap seluruh grup Sriboga Ratu Raya, seperti pasokan bahan baku gandum dan pengembangan pasar baik domestik maupun ekspor serta pengembangan usaha terkait dengan tepung terigu lainnya.

Alwin menambahkan, Sriboga Flour Mill tidak hanya memperoduksi terigu reguler, tapi telah mengembangkan dan memproduksi tepung terigu costumize dan specialized. Produk ini dibuat untuk kebutuhan-kebutuhan ataupun pelanggan-pelanggan khusus serta produk yang digunakan sebagai ingeredients pembuatan makanan anak, sosis, saus, sup dan lain-lain yang selama ini kebanyakan masih diimpor.

Sebagai informasi, saat ini Sriboga Flour Mills menguasai 7% pangsa pasar terigu di Indonesia selain itu juga menjadi 3 produsen terbesar tepung terigu Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemprov Banten Bangun Jalan Maja-Koleang

Pemprov Banten Bangun Jalan Maja-Koleang  NERACA Lebak - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada tahun 2018 membangun jalan Maja-Koleang sepanjang 6,3…

Surya Citra Incar Dana Segar Rp 3,57 Triliun - Gelar Private Placement

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) bakal menggelar penerbitan saham baru…

Sky Energy Bidik Pendapatan Rp 539 Miliar - Lepas 203 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Sky Energy Indonesia Tbk menargetkan pendapatan sebesar Rp539 miliar dan Rp627 miliar pada tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Semen Baturaja Terbitkan MTN Rp 400 Miliar

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau (SMBR) menerbitkan surat hutang (MTN) senilai Rp400 miliar dengan jangka waktu selama tiga tahun…

Pelanggan Diminta Registrasi Nomor Prabayar

Telkomsel mengimbau pelanggan untuk segera melakukan registrasi nomor prabayar yang divalidasi sesuai dengan data kependudukan yang berlaku. Batas akhir masa…

BEI Resmikan Galeri Investasi di Untan

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan meresmikan galeri investasi BEI di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan)…