Memiliki Modal Kuat, JP Insurance Raih Peringkat AA+

Perusahaan asuransi, PT Jasaraharja Putera (JP Insurance) mendapatkan peringkat "AA+" dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan prospek peringkat stabil. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (26/2).

Analis Pefindo, Putri Amanda dan Hendro Utomo mengatakan, peringkat tersebut merefleksikan perusahaan sebagai anak perusahaan yang memiliki kepentingan strategis bagi PT Jasa Raharja (Persero), serta permodalan yang kuat dan likuiditas yang baik.

Namun, peringkat tersebut masih dibatasi oleh investasi yang kurang konservatif, kompetisi yang ketat dalam segmen retail dan menurunnya bisnis surety bond perusahaan. Sebagai informasi, Jasaraharga Putera Insurance pertama didirikan pada 1986 dan bergerak dalam bidang jasa asuransi umum, dimana sebanyak 93,8% sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Raharja (Persero), sementara 2,5% dimiliki oleh PT Servico Delta Investama, dan 2,2% dimiliki oleh PT Patakarsa Utama, serta sisanya 1,5% dimiliki oleh PT Asuransi Allianz Life Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Tunjukkan Tren Lebih Rendah - Peringkat Utang BUMI Dipangkas Jadi Negatif

NERACA Jakarta – Semangat manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memangkas beban utang dengan persiapan melakukan pembayaran utang yang bakal…

Holding BUMN Jasa Keuangan - Peringkat Danareksa Bakal Terkerek Positif

NERACA Jakarta – Setelah merampungkan pembentukan holding BUMN Infrastruktur, selanjutnya dalam waktu dekat pemerintah bakal membentuk holding BUMN Jasa Keuangan.…

BPR Diminta Konsolidasi Untuk Perkuat Modal

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank perkreditan rakyat (BPR) yang tidak bisa memenuhi syarat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…