BRI Layani Pembayaran Gaji Prajurit dan Pensiunan - Digandeng TNI AD

NERACA

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk melakukan penandatanganan Naskah Nota Kesepahaman dengan TNI AD mengenai Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan yang ditandatangani Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Pramono Edhie Wibowo dengan Direktur Utama BRI, Sofyan Basir di Jakarta, Senin (25/2). Nota Kesepahaman ini membahas tentang Pengelolaan Program Pensiun Iuran Pasti Bagi Prajurit dan Pensiunan TNI AD serta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang pengelolaan dana gaji dan non gaji di lingkungan TNI AD yang ditandatangani oleh Direktur Keuangan Angkatan Darat (DIRKUAD) dengan Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN BRI.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk memperkuat hubungan kerja sama yang telah berjalan sejak tahun 1985 ini secara terus-menerus dan berkesinambungan dengan didasari adanya Mutual Trust diantaran kedua belah pihak.

Kerja sama tersebut salah satunya adalah pengelolaan dana baik yang bersumber dari APBN maupun non APBN, yaitu penyaluran dana Gaji dan Non gaji bagi lebih dari 400 ribu Prajurit dan Pensiunan TNI AD yang semula diberikan secara tunai.

Namun saat ini disalurkan langsung ke rekening tabungan para prajurit dan PNS yang bersangkutan dengan menggunakan payroll system secara real time online melalui lebih dari 9.000 unit kerja BRI sehingga dana tersebut dijamin diterima tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumah.

Dengan penyaluran gaji melalui rekening tabungan, maka kepada para Prajurit dan Pensiunan TNI AD diberikan kesempatan untuk memanfaatkan fasilitas transaksi melalui mesin ATM BRI yang berjumlah lebih dari 14.292, bertransaksi melalui SMS Banking dan e-Banking BRI.

Selain pengelolaan dana gaji dan non gaji tersebut, BRI juga diberi kepercayaan untuk mengelola Program Pensiun Iuran Pasti Bagi seluruh Prajurit dan Pensiunan TNI AD melalui DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) BRI.

Jika selama ini prajurit hanya mendapatkan pensiun dari ASABRI, maka dengan adanya kerja sama ini, nantinya prajurit akan mendapatkan tambahan dana pensiun dari DPLK BRI dan apabila prajurit meninggal dunia sebelum memasuki usia pensiun, kepada ahli warisnya akan diberikan perlindungan dalam bentuk Asuransi Jiwa dari Perusahaan Asuransi Bringin Life.

Sebelumnya, BRI telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Pelindo IV (Persero) untuk pembayaran pajak secara online (e-Tax Payment), melalui layanan Cash Management System (CMS) BRI. Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh pihak Pelindo IV yang diwakili oleh Manajer Senior Akuntansi dan Aset, Yosef Benny Rohy, sementara dari BRI diwakili Kepala Divisi Bisnis BUMN 1, M. Sodo Harisetyanto dan disaksikan oleh Direktur Keuangan PT Pelindo IV, Sumardiyo. [rin]

BERITA TERKAIT

Lepas Bisnis Pembayaran - Telkom Masih Miliki 33% Porsi Saham Jalin

NERACA Jakarta –Dukung pemerintah dalam pembentukan holding BUMN sektor finansial, dimana Danareksa bakal ditunjuk sebagai holdingnya, menjadi alasan  PT Telekomunikasi…

Siapkan Capex Rp 3 Triliun - IMAS Perkuat Bisnis Sewa Kendaraan dan Logistik

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan bisnis sewa kendaraan dan logistik, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) akan perbanyak armada truk…

Kemendesa Gelar Festival Pranata Adat dan Forum Perdamaian di Situbondo

NERACA Situbondo – Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (PDTu) Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Aisyah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Penurunan Pajak Obligasi Dinilai Menekan Likuiditas Bank

  NERACA   Jakarta - Penurunan pajak bunga surat utang atau obligasi infrastruktur dinilai efektif bisa menghimpun pendanaan, namun di…

ADB Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi Contoh Di Asia Tenggara

      NERACA   Jakarta - Presiden Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) Takehiko Nakao mengatakan pertumbuhan…

Hadapi Era Industri 4.0, OJK Dorong BPR Syariah Kolaborasi

    NERACA   Jatim - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur mendorong Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)…