Hary Tanoe Borong 7,5 Juta Saham Bhakti Investama

CEO MNC Grup, Hary Tanoesoedibjo membeli sebanyak 7,5 juta lembar saham saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) dengan total dana mencapai Rp3,6,3 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (25/2).

Disebutkan, Hary Tanoe selaku anggota direksi perseroan membeli di tingkat harga Rp485 per saham yang dilakukan pada 19 Februari 2013. Pada perdagangan kemarin, saham BHIT naik 1,01% menjadi Rp500 dengan volume 55,4 juta saham senilai Rp27,3 miliar.

Sebelumnya, Hary Tanoesoedibjo juga telah mengakuisisi saham Bumi Plc milik Grup Recapital dengan memborong sebanyak 3 juta saham. Akuisisi saham ini, diklaimnya adalah langkah pribadi sebagai investor ritel.

Menurutnya, langkah akusisi kepemilikan saham yang dilakukannya tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan Grup MNC. Alasan utama atas pembelian saham Bumi Plc didasarkan pada pertimbangan karena sebagai emiten besar di sektor tambang, saham Bumi PLc dianggap baik dan menarik untuk dijadikan koleksi investasi. (bani)

BERITA TERKAIT

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Chiefy Adi Jabat Dirut Baru Jasa Armada

Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) memutuskan untuk merombak jajaran direksi dan…

BNI Sekuritas Bidik IPO Anak Usaha BUMN

Meskipun tahun ini tidak membawa anak usaha BUMN go public, namun PT BNI Sekuritas tengah menjajaki mandat underwriting penawaran umum…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dinilai Tidak Bersifat Material - Steadfast Tolak Gugatan Pailit Cable Source

NERACA Jakarta – Perusahaan galangan kapal, PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) membantah dan menolak seluruh permohonan gugatan pailit yang diajukan…

Sukseskan Target SDGs - BEI Perkuat Kemitraan Antar Perusahaan

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyukseskan kemitraan strategis antar perusahaan di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus terbuka…

Kantungi Pinjaman BCA Rp 624 Miliar - Dharma Satya Terus Perluas Pembangunan Pabrik

NERACA Jakarta – Musim kemarau yang berkepanjangan, ditambah kondisi harga komoditas yang masih lesu tidak menyurutkan recana PT Dharma Satya…