Per Desember, Penjualan Holcim Capai Rp 9, 01 Triliun

Produsen semen, PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mencatatkan penjualan mencapai Rp9,01 triliun pada 31 Desember 2012 dari Rp7,5 triliun pada tahun 2011. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (25/2).

Selain itu, perseroan juga mengalami kenaikan beban pokok penjualan menjadi Rp5,6 triliun dari Rp4,6 triliun. Walaupun laba kotor masih meningkat menjadi Rp3,3 triliun dari Rp2,8 triliun pada 2011.

Disebutkan, kenaikan juga terjadi pada laba usaha menjadi Rp2,03 triliun dari Rp1,6 triliun. Untuk pajak penghasilan meningkat tipis menjadi Rp521,9 miliar dari Rp469,6 miliar. Sementara laba bersih menjadi Rp1,3 triliun dari Rp1,06 triliun.

Sedangkan jumlah liabilitas perseroan menjadi Rp3,7 triliun dari Rp3,4 triliun. Untuk total aset yang dikelola perseroan menjadi Rp12,1 triliun dari Rp10,9 triliun per 31 Desember 2011. (bani)

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…