Januari, Penjualan Astra Agro Capai 131.868 Ton

Awal tahun 2013, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan volume penjualan CPO sebanyak 131.868 ton. Disebutkan, jumlah tersebut tumbuh 36,4% dari 96.662 ton pada periode yang sama tahun 2012.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (25/2). Dari total volume penjualan tersebut, pasar lokal menyerap 90,5% (119.369 ton) dan sisanya diserap pasar ekspor sebesar 9,5% atau mencapai 12.499 ton.

Namun demikian, untuk harga rata-rata CPO AALI yang diperdagangkan sepanjang periode tersebut turun 18,2% menjadi Rp6.113 per kg dari Rp7.474 per kg tahun 2012. Begitu pula dengan harga ratarata kernel menjadi Rp2.681 per kg atau turun 32,3%. Namun untuk volume penjualannya meningkat 43,7% menjadi 29.485 ton. (bani

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…