Pasar Positif, IPO 2013 Dinilai Bakal Mulus

NERACA

Jakarta- Pasar saham pada tahun 2013 dinilai akan berjalan mulus dibanding tahun 2014, terlebih pada semester pertama ini. Salah satu sinyal positifnya, yaitu secara year to date, net buying asing mampu mencapai Rp13,1 triliun dalam men-drive pergerakan pasar. Proyeksinya, di semester pertama 2013, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun berpeluang menguat ke level 4.700.

Karena itu, tidak heran jika tahun ini dinilai menjadi momentum tepat bagi emiten untuk melakukan penawaran saham umum perdana (Initial Public Offering/IPO) dan menjadi peluang bagi perusahaan sekuritas untuk menarik emiten. MNC Securities misalnya, saat ini sedang menjajaki empat perusahaan yang berencana melakukan IPO dengan total nilai penjaminan emisi mencapai Rp 2 triliun. “Ada empat perusahaan tengah kami jajaki, yaitu sektor transportasi, logistik, keuangan dan perkebunan,”kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurut Edwin, masing-masing perusahaan diprediksikan mencatatkan nilai penjaminan emisi sekitar Rp 300-500 miliar. Recananya, pelaksanaan pencatatan saham akan dapat terealisasi pada semester kedua tahun ini. “Nilainya sekitar Rp 300-500 miliar untuk satu perusahaan sekitar Rp300-500 miliar. Pencatatannya sendiri kita proyeksikan akan dilakukan pada semester dua tahun ini,” jelasnya

Bulan Madu Pasar Modal

Dia menilai, semester pertama ini menjadi masa bulan madu bagi pasar saham, sementara di semester kedua akan mulai beranjak volatile dikarenakan mendekati momentum pemilu.” Investor asing di semester kedua sudah mulai mengerem, terlebih di 2014 di mana kondisinya sama dengan 2004 di mana kita tidak dapat memprediksikan siapa pemimpinnya. Ini membuat market suatu volatilitas yang tinggi.” jelasnya.

Selain MNC Securities, manajemen PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA Sekuritas) mengaku tengah menangani empat perusahaan untuk IPO setelah mengantarkan PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) mencatatkan sahamnya di BEI. “Keempat perusahaan bergerak di bidang perkebunan, finance, dan manufaktur.” kata President Director AAA Securities Andri Rukminto.

Menurut dia, saat ini penanganan IPO untuk keempat perusahan tersebut masih dalam tahap proses. Untuk realisasi pencatatan sahamnya, perusahaan akan menggunakan laporan keuangan akhir Desember 2012, Maret, ataupun Juni. Selain IPO, pihaknya juga tengah memproses penerbitan obligasi untuk perusahaan gula senilai Rp 800 miliar di tahun ini. “Kami tengah memproses perusahaan perkebunan gula yang akan melakukan penerbitan obligasi senilai Rp 500-800 miliar saat ini,” jelasnya.

Optimisme maraknya penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada 2013 juga disampaikan sebelumnya oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Analis Efek Indonesia, Pardomuan Sihombing. Hal tersebut dinilai dari situasi perekonomian global yang diperkirakan akan membaik di tahun depan, “Kebijakan-kebijakan mengenai moneter dan fiskal telah dilakukan di negara-negara luar sehingga kekhawatiran sudah mulai berkurang. Hal tersebut menjadi sinyal bagi pertumbuhan ekonomi global yang mulai akan membaik.” jelasnya. (lia)

BERITA TERKAIT

Ekspansi di 2018, Wuling Bakal Tambah Puluhan Diler di Indonesia

Wuling Motors Indonesia ingin menunjukkan komitmennya dalam berinvestasi di Indonesia dengan rencana membangun puluhan jaringan diler pada tahun ini. Brand…

Ini Dia Vendor Smartphone Yang Bakal Produksi Ponse 5 G - Tahun Depan

Pabrikan Snapdragon, Qualcomm mengumumkan keikutsertaannya dalam teknologi jaringan 5G. Chipset Snapdragon X50 menjadi kapal bagi Qualcomm dalam meramaikan teknologi konektivitas…

China Diprediksi Akan Lewati AS Sebagai Pasar Otomotif Terbesar

China diproyeksikan akan melewati Amerika Serikat (AS) sebagai pasar otomotif terbesar dunia pada 2022, menurut Chief Executive Officer Nissan Motor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Gagas Desa Nabung Saham di Lampung

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung menggagas Desa Nabung Saham untuk mendorong agar masyarakat memiliki penghasilan tambahan.”Sudah ada satu…

BFI Finance Kantungi Izin Usaha Syariah

Perusahaan pembiayaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk telah memeroleh persetujuan perizinan pembukaan unit usaha syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).…

Total Emisi Obligasi Capai Rp 2,47 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah membukukan total emisi obligasi dan sukuk sebanyak 1 emisi dari 1 emiten senilai…