Saham Spindo Banyak Dibeli Investor Domestik

Mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo banyak diserap oleh investor domestik. President Director PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA Securities) Andri Rukminto mengatakan, penawaran umum perdana saham Spindo telah mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak dua kali, “Investor domestik telah menyerap saham ini sebanyak 80% dan sisanya 20% diserap oleh investor asing,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Tercatat, saham ISSP resmi listing di bursa dengan melepas 2,9 miliar lembar saham atau 40,36% sahamnya ke publik. Total keseluruhan saham perusahaan sebanyak 7,1 miliar lembar disetor setelah IPO.

Harga yang ditetapkan untuk saham ISSP sebesar Rp 295 per saham. Dari hasil penawaran awal (book building) dengan nominal Rp 100 per saham, dana yang diperoleh dari IPO senilai Rp855,5 miliar. Dana tersebut seluruhnya akan digunakan untuk belanja modal sebesar 42,94%, pelunasan kredit modal kerja sebesar 12,06% dan sisanya untuk peningkatan modal kerja.

Perseroan yang bergerak dalam bidang usaha pipa baja ini memasarkan dua merek, yaitu merek Spindo untuk pipa baja karbon dan merek Tetsura untuk pipa stainless steel. Merk tersebut saat ini dikenal di Industri sebagai pipa yang berkualitas dan harga yang kompetitif. (bani)

BERITA TERKAIT

Sikapi Penurunan Harga Tiket - Performance Saham Garuda Ikut Terkoreksi

NERACA Jakarta – Kebijakan maskapai Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket pesawat di seluruh rute penerbangan sebesar 20% menuai…

Mental Feodal, Investor Mental

Oleh: Sarwani Kabar buruk datang dari Badan Koordinasi Penanaman Modal baru-baru ini, yakni investasi asing langsung (FDI) turun 8,3 persen…

Bergerak Liar, Saham CSIS Masuk UMA

Perdagangan saham PT Cahaya Sakti Investindo Tbk (CSIS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena telah terjadi kenaikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…