Krakatau Steel Naikkan Harga Jual Produk 15%

Dampak kenaikan tarif listrik sebesar 15% dan kenaikan harga gas industri, memaksa PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) harus meningkatkan harga jual produk sebesar 15%, “Kenaikan harga jual produk harus dilakukan untuk mengimbangi peningkatan biaya produksi akibat bertambahnya biaya tarif tenaga listrik (TTL) dan gas. Harga jual produk meningkat mulai Februari tahun ini mengikuti kenaikan harga bahan baku yang lebih dari US$100 per ton,” kata Direktur Utama Krakatau Steel, Irvan Kamal Hakim di Jakarta akhir pekan kemarin.

Sedangkan Direktur Pemasaran Krakatau Steel, Yerry menuturkan, bahan baku dan energi berkontribusi sekitar 70% terhadap total biaya produksi perseroan. “Perusahaan masih mengandalkan bahan baku impor seperti iron ore pellet, karena pabrik blast furnished belum beroperasi. Perseroan harus mengambil opsi menaikkan harga jual untuk menghindari kerugian,” ujarnya.

Kenaikan harga jual produk, lanjut Yerry, mulai dilakukan produsen baja di kawasan regional. Tercatat, Indonesia merupakan negara ketiga yang menaikkan harga jual baja, setelah Malaysia dan Vietnam. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemerintah Fokus Katrol Ekspor Produk Manufaktur

NERACA Jakarta – Pemerintah semakin fokus mendorong peningkatan ekspor industri pengolahan agar berkontribusi besar terhadap pertumbuhan dan perbaikan struktur perekonomian…

Gaet Pasar Milenial - BTN Syariah Luncurkan Produk KPR Hits

NERACA Jakarta - Menyambut hari ulang tahun unit usaha syariah Bank BTN ke 14 yang jatuh 14 Februari 2019, anak…

Sikapi Penurunan Harga Tiket - Performance Saham Garuda Ikut Terkoreksi

NERACA Jakarta – Kebijakan maskapai Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket pesawat di seluruh rute penerbangan sebesar 20% menuai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode…

Lagi, Comforta Raih Top Brand Award

Di awal tahun 2019 ini, Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin,…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…