Bumi Resources Mineral Utang Valas US$ 448, 1 Juta

PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) tercatat memiliki utang dalam bentuk valuta asing sebesar US$ 448,124 jt pada akhir Januari 2013. Utang ini berasal dari utang bank luar negeri.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (21/2). Kata Deputy President Director BRMS Kenneth P Farrel, tahun 2013 ini, utang yang jatuh tempo dari utang valas tersebut adalah US$ 438,4 juta. Selebihnya, utang tersebut jatuh tempo di atas 2015 sebesar US$ 11,7 juta.

Sementara dari utang yang jatuh tempo pada 2013 tersebut, perseroan mengaku akan membayar sebesar US$ 100 juta pada Juni 2013, lalu sebesar US$ 336,4 juta pada September. (bani)

BERITA TERKAIT

Pasok Batubara Ke Bangladesh - Bayan Resources Raih Kontrak US$ 1 Miliar

NERACA Jakarta – Perluas pasar ekspor, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) meneken perjanjian pasokan batu bara dengan Bangladesh-China Power Company…

Molucca Tegaskan PCP Memiliki Kewajiban Untuk Membayar Utang

Molucca Tegaskan PCP Memiliki Kewajiban Untuk Membayar Utang NERACA Jakarta - Molucca Holdings S.a.r.l. (“Molucca”), kreditur dari PT. Pelita Cengkareng…

Gelar Go Public - Sinarmas MSIG Life Lepas 420 Juta Saham

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan kondisi pasar modal yang masih kondusif, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk sebagai perusahaan yang bergerak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Patok Harga Rp 221 Saham - GOLD Raup Rights Issue Rp 212,715 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan…

Investasikan Dana Rp 20 Miliar - Phapros Rambah Lini Bisnis Kosmetik

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis dan masuk ke bisnis kosmetik, emiten farmasi PT Phapros Tbk. (PEHA) menyiapkan investasi sebesar…

Gelar Rights Issue - Central Omega Bidik Dana Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta — Perkuat modal dan pengembangan smelter, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) bakal menggelar penerbitan hak memesan efek…