Jabar Raih Rp56,6 M Dari Pullman Hotel

Jumat, 22/02/2013

Bandung - Pemerintah Provinsi Jabar mendapatkan keuntungan sekitar Rp56,6 miliar dari pembangunan Pullman Hotel Bandung International Convention Center yang dibangun oleh PT Tritunggal Lestari Makmur. Dalam perjanjian ada (keuntungan untuk Pemprov Jabar). Dalam proyek ini kami hanya sebagai pemilik lahan dan sistem kerjasama adalah build, operate, and transfer (BOT) selama 30 tahun. Selama 30 tahun itu adalah Rp56,6 miliar total keuntungan yang diterima oleh pemprov," kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Bandung, Kamis.

Ditemui usai launching bangunan tersebut, di Jalan Diponegoro Kota Bandung, Heryawan menjelaskan dalam pembangunan gedung itu Pemprov Jabar tidak mengeluarkan biasa satu rupiah pun.

Pada lima tahun pertama, kata dia, Pemprov Jabar mendapatkan keuntungan sebesar Rp8 miliar dari Pullman Hotel Bandung International Convention Center. Lalu lima tahun kedua itu Rp9,2 miliar, lima tahun ketiga Rp10,5 miliar, lima tahun keempat Rp12,16 miliar dan lima tahun kelima Rp16,6 miliar. Dan sekarang sudah ke Pemprov Jabar Rp5 miliar," katanya.

Heryawan berharap, saat bangunan tersebut diserahkan kepada Pemprov Jabar 30 tahun, lalu pihaknya berharap kondisi bangunannya sama seperti saat pertama kali di bangun. Gedung ini dibangun dengan standar artsitektur dan keindahan tinggi. Jangan sampai saat diserahkan ke pemprov sudah rusak. Kami ingin kemegahan sama saat pertama dibangun," kata dia.

Gubernur menegaskan, status lahan di atas bangunan tersebut tidak bermasalah secara hukum. Kalau ini bermasalah, mana mungkin Pak Irfan Suryanagara (Ketua DPRD Jabar) dan Pak Teguh Satria (Presiden Director PT Tritunggal Lestari Makmur) mau.

Sementara itu, Presiden Director PT Tritunggal Lestari Makmur Teguh Satria mengatakan pembangunan hotel sebanyak 14 lantai dan convention hall itu tidak akan menyalahi aturan tata ruang di sekitar Gedung Sate. Hotel ini bagian dari convention center. Prosesnya sudah kami pelajari dan ini tidak menyalahi aturan," kata Teguh.

Dalam pembangunannya, lanjut dia, PT Tritunggal Lestari Makmur melibatkan banyak arsitek dari dalam dan luar negeri.