Indo Tambangraya Bukukan Laba US$ 432,04 Juta

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) pada 2012 membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan turun 20,88% menjadi US$432,04 juta, dari periode sama 2011 sebesar US$546,12 juta.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (21/2). Disebutkan, penjualan perseroan naik tipis 2,39% menjadi US$2,43 miliar pada 2012, YoY dari US$2,38 miliar. Harga pokok penjualan naik menjadi US$1,69 miliar, YoY dari US$1,48 miliar.

Sementara laba kotor ITMG turun menjadi US$741,16 juta, YoY dari US$892,06 juta. Beban penjualan naik menjadi US$145,05 juta, YoY dari US$99,37 juta. Sementara itu, laba bersih per saham dasar/dilusi yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan turun menjadi 0,38 pada 2012 dari periode sama sebelumnya 0,48.

Total liabilitas ITMG turun menjadi US$488,80 juta pada 31 Desember 2012 dari posisi akhir 2011 sebesar US$497,67 juta. Ekuitas mencapai US$1 miliar pada 2012 dari periode sama sebelumnya US$1,08 miliar. Kas dan setara kas turun menjadi US$461,23 juta pada 2012 dari periode sama sebelumnya US$612,41 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Ombudsman: Saham PGN Turun Rugikan BPJS Ketenagakerjaan

Harga saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN sempat terkoreksi akibat adanya wacana penurunan harga gas industri.…

Sengketa Dengan Geo Dipa Energi - Kuasa Hukum BGE : Ada Penyalahgunaan Kewanangan Pejabat KPK

Terkuaknya surat keterangan permohonan klarifikasi kepada Bank HSBC Indonesia yang diterbitkan oleh Deputi bidang Penindakan Komisi Pemberantasa Korupsi, Pahala Nainggolan,…

Sistem ERP SystemEver Pacu Bisnis Distribusi Alkes

Perusahaan distribusi alat kesehatan (Alkes) memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terlibat dalam Perjanjian Kontrak - Peran Penegak Hukum Bakal Ganggu Iklim Investasi

Keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan investasi membuat ketidakpastian dalam berusaha. Kalangan investor menjadi tidak nyaman,  seperti kasus PT…

BEI Beri Sanksi Suspensi 19 Emiten - Melalaikan Kewajiban Biaya Pencatatan Tahunan

NERACA Jakarta – Musim laporan kinerja keuangan emiten menjadi momentum yang ditunggu para analis dan juga investor untuk memetakan investasi…

Ditopang Pondasi Bisnis Kuat - BTN Optimis Bakal Raup Laba Rp 3 Triliun

NERACA Jakarta -PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyampaikan optimistis akan meraup laba Rp3 triliun dengan berbagai bauran strategi…