Januari 2013, WIKA Raih Kontrak Baru Rp 572,27 Miliar

NERACA

Jakarta – Pesatnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah dan swasta, memberikan dampak positif bagi PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Pasalnya, perseroan mencatatkan kontrak baru senilai Rp572,27 miliar pada Januari 2013 dari target kontrak baru tahun ini senilai Rp20,75 triliun.

Kata Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk, Natal A. Pardede, diawal tahun perseroan sudah raih kontrak baru dan ini langkah awal yang baik, “Kontrak baru pada Januari 2013 tercatat sebesar Rp572,27 miliar,"katanya di Jakarta, Kamis (21/2).

Menurutnya, pencapaian itu antara lain ditopang perolehan WIKA Beton sebesar Rp206,47 miliar, proyek Wahau Road Diversion, Sewerage PDAM P.3, Sewerage PDAM P.5 dan dermaga packing plant yang totalnya mencapai Rp165,6 miliar serta proyek anak-anak usaha lainnya.

WIKA menargetkan kontrak akan mencapai Rp38,87 triliun pada 2013 dari periode 2012 sebesar Rp32,09 triliun. Penjualan ditargetkan naik menjadi Rp15,41 triliun pada 2013 dari posisi 2012 sebesar Rp12,16 triliun.

Lalu, laba kotor naik menjadi Rp1,51 triliun pada 2013, YoY dari Rp1,19 triliun. Laba usaha naik menjadi Rp1,24 triliun, YoY dari Rp968,31 miliar. Laba bersih naik menjadi Rp555,06 miliar, YoY dari Rp430,68 miliar.

Sebagai informasi, berkah dari pesatnya pembangunan infrastruktur dan konstruksi yang didukung adanya program MP3I (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) tidak hanya dirasakan Wijaya Karya, tetapi juga dialami PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP).

Pada bulan Januari 2013, perseroan telah mendapatkan nilai kontrak sebesar Rp 1,1 triliun. Angka tersebut meningkat pesat dibandingkan bulan Januari 2012. Tahun 2013, PTPP menargetkan kontrak baru Rp19,7 triliun dan perolehan laba mencapai sekitar Rp370 miliar. Pasalnya, untuk order book sepanjang tahun 2012 saja tercatat mampu mengalami peningkatan menjadi Rp28,4 triliun dari tahun sebelumnya yang hanya mencatakan Rp18,4 triliun.

Kontrak baru yang diperoleh perseroan, di antara lain Educity Apartement Surabaya, Landmark Pluit, Bandara Kualanamu, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Labuh-Sumatera. Sementara untuk hasil investasi perusahaan pada pembangkit PLTG 65 mw Talang Duku Palembang, pihaknya ikut memberikan sumbangsih listrik pada acara sea games dan recurring income dari proyek tersebut terealisasi pada tahun ini. (bani)

BERITA TERKAIT

Andalan Finance Raih Pembiayaan Rp270 miliar dari CIMB Niaga

  NERACA Jakarta - PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance), menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding) fasilitas kredit pembiayaan senilai…

Graha Teknologi Raih Sertifikasi PCI DSS 3.2

PT Graha Teknologi Nusantara (GTN), anak usaha PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), penyedia data center di Indonesia mengumumkan keberhasilannya meraih…

Mitra Keluarga Baru Serap Dana IPO 37%

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) belum menyerap sepenuhnya dana hasil initial public offering (IPO). Sisa dana tersebut juga masih…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…