Bank Pertama Kucuri Pinjaman US$ 70 Juta Ke Garuda

NERACA

Jakarta– PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) meraih fasilitas pinjaman dari PT Bank Permata Tbk (PermataBank) senilai US$ 70 juta atau sekitar Rp677,81 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (21/2).

Kata Vice President Corporate Secretary GIAA Ike Andriani, fasilitas pinjaman tersebut diberikan tanpa jaminan dan untuk jangka waktu 24 bulan terhitung sejak tanggal penarikan fasilitas tersebut.

Dia menambahkan, berdasarkan peraturan Bapepam No.X.K.1 transaksi tersebut merupakan informasi atau fakta material yang diperkirakan dapat mempengaruhi harga efek atau keputusan investasi pemodal. Sementara perjanjian fasilitas pinjaman sudah dilakukan pada tanggal 18 Februari 2013 lalu.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia Tbk mendapatkan kredit sindikasi dari investasi Citi Indonesia sebagai upaya pengembangan rencana Garuda. Pemberian fasilitas tersebut semula hanya bernilai US$ 75 juta menjadi US$ 120 juta dengaan jangka waktu dua tahun.

Selain itu, Garuda juga berencana menerbitkan saham baru atau rights issue hingga 10%. Nantinya, dana hasil dari penerbitan rights issue selain digunakan untuk menambah armada juga memenuhi belanja modal yang dianggarkan US$ 400 juta di tahun 2013.

Selain right issue, Garuda juga melirik kemungkinan menerbitkan obligasi senilai US$ 200 juta yang diproyeksikan pada semester I 2013. Surat utang tersebut, direncanakan diterbitkan dalam denominasi dolar AS dan rupiah, yakni masing setara US$ 100 juta. Kinerja operasional pada 2015, Garuda Indonesia menargetkan penambahan pesawat hingga 194 dengan rincian 144 pesawat Garuda dan 50 Citilink. (bani)

BERITA TERKAIT

Ketika Mimpi Itu Terwujud Sebelum Ada Penyesalan

Hambali (58) hanya bisa meratapi masa pensiunnya dengan penuh penyesalan karena di usianya yang sudah tidak lagi muda belum memiliki…

Pelaksanaan IPO Dilanjutkan - Nara Hotel Apresiasi Hasil Keputusan OJK

NERACA Jakarta – Berdasarkan keputusan akhir Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap kisruh gagalnya penawaran umum saham perdana atau initial public…

Targetkan IPO Semester I 2020 - Bank DKI Menunggu Momentum Tepat

NERACA Jakarta – Wacana lama PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (Bank DKI) mencatatkan saham perdananya di pasar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…