Tower Bersama Bukukan Laba Rp 745,86 Miliar

Sepanjang tahun 2012, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membukukan kenaikan laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 56,55% menjadi Rp745,86 miliar pada 2012 dari periode 2011 sebesar Rp476,41 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (20/2). Disebutkan, kenaikan laba ini diikuti pendapatan dengan naik 76,84% menjadi Rp1,71 triliun pada 2012 dari periode 2011 sebesar Rp970,02 miliar. Beban pokok pendapatan naik menjadi Rp263,83 miliar pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp143,26 miliar.

Sementara laba kotor perseroan naik dari Rp826,76 miliar pada 2011 menjadi Rp1,45 triliun pada 2012. Laba dari operasi naik menjadi Rp1,28 triliun pada 2012 dari periode 2011 sebesar Rp707,46 miliar. Perseroan mencatatkan kenaikan nilai wajar atas properti investasi sebesar Rp258,54 miliar pada 2012 dari periode 2011 sebesar Rp99,88 miliar. Pendapatan bunga naik menjadi Rp16,71 miliar pada 2012.

Sedangkan laba bersih per saham dasar naik menjadi Rp180,80 pada 2012 dari posisi 2011 sebesar Rp104,10. Kemudian liabilitas perseroan naik menjadi Rp10,07 triliun pada 2012 dari posisi 2011 sebesar Rp4,17 triliun.

Selanjutnya, ekuitas perseroan naik menjadi Rp4,24 triliun pada 2012 dari posisi 2011 sebesar Rp2,70 triliun. Aset perseroan mencapai Rp14,31 triliun pada 2012 dari posisi 2011 sebesar Rp6,88 triliun. Sementara itu, kas dan setara kas naik menjadi Rp507,25 miliar pada 2012 dari posisi 2011 sebesar Rp499,55 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Bidik Pendapatan Rp 720 Miliar - Superkrane Datangkan Crane Super Jumbo

NERACA Jakarta - Emiten penyewa crane terbesar di Indonesia, PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) mendatangkan dua alat berat berukuran…

Perumnas Terbitkan MTN Rp 300 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN)…

Indosat Lunasi Obligasi Rp 224,59 Miliar

Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…