Modifikasi Tiang di Rumah Kecil

Sabtu, 23/02/2013

Mahalnya harga properti menyebabkan keluarga muda tak punya banyak pilihan untuk membeli rumah, kecuali rumah berukuran minimalis, biasnaya sekitar tipe 36/90an. Hal berikutnya adalah bagaimana agar rumah kita sesuai dengan selera. Misalnya memasang tiang tinggi di bagian depan, biar berkesan mewah dan luas.

Yang ada saat ini, tiang atau pilar itu dibuat untuk menaungi carport agar tidak kena sinar matahari dan cipratan air hujan. Tapi, ada kalanya tiang sepasang itu dipasang di ujung-ujung teras atau persis di tengah-tengahnya, jika terasnya membujur sepanjang muka rumah, atau atau kusen pintu dan jendela tidak simetris.

Tiang besar atau pilar itu berada di bagian depan rumah. Biasanya menunjukkan rumah gaya klasik nan mewah. Kebanyakan tiang di depan modelnya bulat dan bercorak garis memanjang dari atas ke bawah. Bentuk tiangnya pun mengerucut ke atas. Lazimnya ada dua tiang yang bakal menaungi ruangan tamu hingga teras depan. Itu yang diadopsi dari rumah besar gaya romawi neo klasik.

Kendati berasal dari model rumah besar, namun kemewahan pilar Romawi kuno itu bisa saja menghiasi rumah mungil minimalis. Dengan pilar yang tinggi, akan memberikan rumah kecil itu tampak tinggi perkasa jika dibandingkan dengan rumah sebelahnya. Dengan pilar tinggi bulat itu akan memberi kesan pula seolah-olah rumah tersebut bertingkat. Agar menambah mewah, kusen pintu dan jendela ruang tamu dibuat simetris. Warna klasik pilar, dinding, dan kusen biasanya putih atau abu-abu.

Agar tampak serasi, buatlah jendela ruang tamu yang berada di depan teras dengan kerangka yang tinggi mendekati tiang itu dan buat dalam bentuk melengkung atau bulat di bagian atas. Di bagian teras, buatlah semacam balkon yang member kesan seolah-olah itu rumah dua lantai.

Bagaimana dengan pagarnya? Tentu dibuat dengan model yang serasi dengan keberadaan kedua pilar itu, termasuk pilihan warnanya. Yang pas adalah pagar tembok dengan akses yang sama, klasik Romawi kuno. (saksono)