Model Lama yang Masih Trendy

Soal Dekorasi Ruangan

Sabtu, 23/02/2013

Baik di dalam maupun di luar negeri, termasuk Amerika Serikat, menapaki tahun 2013, ternyata masih banyak memakai model lama untuk dekorasi rumah baru atau hasil renovasi. Model lama atau corak klasik yang dipilih banyak didominasi oleh warna dan motif.

NERACA

Mengapa pilihan itu kembali muncul, karena model itu memang tak lekang oleh zaman. Sebab, model itu sendiri menjadi seakan menyatu dengan lingkungan. Tidak kosong atau terlalu ramai. Salah satu penganutnya adalah disainer Vicky Payne, Juulie Rogowski, maupun Ronald Adam.

Tribal. Merupakan motif klasik yang menghadirkan suasana bohemian di ruangan. Klasik. Bisa bergambar binatang dan burung-burungan. Namun, klasik tak harus bercorak Eropa dengan model spanyolan, tapi juga bisa mengangkat tema lokal. Misalnya, Roland memilih motif tenun Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Atau lenso dari Maluku, atau parang rusak dan sido mukti dari Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Stripes (garis-garis). Corak garis-garis untuk tembok diwujudkan dalam variasi warna yang berbeda dalam satu ruangan. Motif garis memberi kesan dinamis dan cenderung mengesankan ruangan menjadi lebih luas. Tentu haruas dengan paduan warna yang tak perlu kontras, tapi terlihat jelas berbedaannya. Tema garis-garis tetap dominan sejak 2011 – 2013. Corak garis-garis bahkan bagian dari inspirasi rumah minimalis. Corak garis-garis kea rah akan mengesankan ruangan tampa tinggi, dan luas jika garis dibuat menyamping.

Femme Fatale. Model ini terinspirasi gaya era 1940an dan banyak beredar di kalangan Hollywood. Adalah warna corak batik tapi dengan warna-warna yang lembut. Warna solid dengan garis-garis lekuk yang lembut. Biasanya warna ungu tua dan pink.

Connoisseur. Kelompok warna yang dinamai Connoisseur ini terdiri dari ungu, orchid, violet, dark-green, mahogany tua, putih dan beige. Pantone Inc menetapkan palet dengan tone basic sejuk yang dikombinasikan dengan warna hangat akan menjadi tren warna interior 2013. Pilihan warna itu diterapkan pada dinding, sebagai aksen atau warna furniture pada ruang, maupun pemisah ruangan.

Animal Prints. Gambar binatang. Di antara yang memilih coraknya berbeda-beda. Ada yang corak zebra dengan warna hitam dan putih. Bisa pula leopard atau bahkan burung merak juga bisa diwujudkan dalam bentuk burung merak, kucing, dan gajah.Semua dapat digambarkan dalam bentuk sprei, bantal, dan guling. Kesan yang ditimbulkan bisa elegan, fancy atau ceri. Hal itu tergantung dari pemakaian warna.

Floral. Motif bunga masih menjadi pilihan model wallpaper yang tak lekang oleh zaman. Karena itulah disebut klasik. Adi, corak itu akan selalu muncul sebagai tren di setiap tahun. Namun, untuk tahun ini, di 2013, bunga akan tampil lebih modern dan artistik. Seperti motif karangan bunga bergaya Skandinavia yang berkarakter simpel dan minimalis.

Floral memberi tampilan ruang lebih lembut lewat warna pastel. Tapi, soal warna tergantung selera dan perabot yang sudah ada.

Tematik. Pilihan warna juga tergantung sauna yang ingin dimunculkan, tapi biasanya juga menyesuaikan dengan fungsi ruangannya. Warna-warna yang halus, termasuk crème, abu-abu lembut, akan mengesankan suasana romantik, itu cocok untuk ruang tidur. Sedangakan ruang tamu banyak dipilih warna netral. Sebaliknya di kawasan ruang makan, bisa saja bertema kafe, temaram atau merah keorangean. Sedangkan ruang tamu menggunakan warna formal, baik putih atau warna lembut lainnya seperti crème. Warna crème atau susu ini memang menjadi cirri khas rumah Betawi yang dipadu dengan kusen kayu arsir horizontal untuk jendela. Pilihan kusennya biasa dipilih warna hijau benhur atau hijau tua.

Biru. Warna biru juga diprediksi akan menjadi warna yang banyak dipakai tahun lalu. Warna itu banyak digandrungi kalangan pria maupun wanita dan akan menjadi salah satu warna netral di samping hitam dan putih. Salah satu contohnya adalah biru gelap atau navy blue. (saksono)

Topik Terkait

gambar Rholan Tribal