Hacker Serang Malware Apple

Penyerangan Hacker terhadap raksasa industri yang bergerak dibidang teknologi memang bukan sekali ini saja terjadi. Hari Selasa kemarin, Apple mengumumkan bahwa hacker baru saja menyerang beberapa komputer Macintosh karyawan Apple. Beruntung tidak ada data yang dicuri, namun Apple akan terus waspada.

Hacker ini telah mengeksploitasi bug yang ada didalam software Java Oracle yang digunakan sebagai plug-in di browser web.Pembuat iPhone, iPads, iPod, dan komputer Macintosh itu mengatakan pihaknya bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memburu para peretas, yang muncul terkait dengan serangkaian serangan cyber baru pada perusahaan-perusahaan teknologi AS.

Serangan terhadap Cupertino ini nampaknya dari Malware yang sama yang telah menargetkan Facebook bulan lalu. Serangan ini tidak hanya dilakukan pada Apple dan Facebook, namun juga pada perusahaan lain termasuk kontraktor pertahanan. Perangkat lunak berbahaya, atau malware, mengambil keuntungan dari kerentanan dalam program Java yang digunakan sebagaiplug-in untuk programWeb browsing.

Malware (perangkat/program perusak) digunakan dalam serangan terhadap Apple dan perusahaan lain, dan menyebar melalui sebuah situs web untuk pengembang perangkat lunak. Dikabarkan hacker tak dikenal ini berasal dari Cina dan Apple akan terus bekerja sama dengan penegakan hukum untuk melacak mereka. Sementara itu, Apple mengatakan akan merilis sebuah software baru untuk melindungi konsumen terhadap perangkat software yang digunakan dalam serangan ini.

Apple mengambil langkah-langkah tambahan merilis sistem operasi komputer Macintosh terbaru yang menonaktifkan perangkat lunak Java yang belum digunakan selama 35 hari atau lebih lama dan alat untuk menemukan dan menghapus malware.Perbaikan ini sendiri sebenarnya merupakan langkah mundur dari Apple. Hal ini dikarenakan Apple akan menutup segala layanan yang menggunakan Java versi apapun dan menghalangi pengguna mendapatkan Java terbaru dari Oracle.

Related posts