Tahapan penerbitan Sertifikat Halal

Sertifikat halal adalah fatwa yang dikeluarkan oleh MUI melalui siding khusus Komisi Fatwa. Sedangkan fatwa sendiri adalah ketentuan hukum Islam yang ditetapkan oleh Komisi Fatwa berkaitan dengan produk pangan, obat, kosmetika, maupun tentang kasus tertentu.

Sebelum menerbitkan sertifikat halal, sebelum dilakukan sejumlah tahapan atau proses.

Pendaftaran oleh perusahaan atau perorangan yang mengajukan sertifikasi produknya. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung ke gedung LPPOM atau secara online.

Pembayaran biaya sertifikasi. Besarnya biaya didasarkan akad atau kesepakatan. Kesepakatan yang dimaksudkan tentu saja berdasarkan pertimbangan harga produk dan volume penjualan. Pembayaran dilakukan melalui rekening LPPOM.

penyerahan dan pemeriksaan dokumen. Setelah mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan sejumlah persyaratan, petugas LPPOM akan meneliti seluruh berkas yang dibutuhkan. Sampai lengkap.

Pelaksanaan audit. Audit dilakukan sekurang-kurangnya oleh dua orang auditor. Pada saat auditor berkunjung ke lokasi, proses produksi produk yang disertifikasi harus sedang berlangsung, selain itu juga dilakukan audit implementasi Sistem Jaminan Halal (SJH). Hasil audit akan dibawa ke laboratorium untuk dianalisis.

Evaluasi Pasca Audit. Hasil audit akan dibawa ke rapat Komisi Fatwa.

Rapat Komisi Fatwa. Jika produk sudah memenuhi syarat halal, diterbitkanlah sertifikat halal. Dalam sertifikat disebutkan masa berlaku sertifikat dan nomor registrasi. Jika sudah habis masa berlakunya, sertifikat halal tersebut harus diperpanjang. (saksono)

BERITA TERKAIT

PEMERINTAH TERBITKAN PP INSENTIF PAJAK - Sertifikat Wajib Halal Diberlakukan Efektif

Jakarta-Terhitung mulai 17 Oktober 2019 sertifikat wajib halal untuk produk makanan dan minuman harus dipatuhi pengusaha, setelah Presiden Jokowi menandatangani…

Tata Cara Sembelih Hewan Secara Halal

Masyarakat Juru Sembelih Halal (Juleha) hadir untuk mengedukasi masyarakat di Indonesia terkait tata cara menyembelih hewan secara halal. Salah satu…

Dua Perajin Bali Dapat Sertifikat HKI Dari Kemenkop

Dua Perajin Bali Dapat Sertifikat HKI Dari Kemenkop NERACA Denpasar - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga memberikan sertifikat Hak…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Kering, Meski Cianjur Memiliki Sumber Air

Kesulitan mendapatkan air pada musim kemarau bukan hal baru bagi petani di negeri ini, termasuk di Cianjur, Jawa Barat, yang…

Ini Dia, Misi Konservasi Air di Yogyakarta

Posisi Kota Yogyakarta yang diuntungkan secara topografi karena memiliki wilayah yang tidak luas, berada di dataran rendah, dan diapit tiga…

Mengatasi Kekeringan: - Dengan Upaya Terukur dan Terstruktur

Indonesia merupakan kawasan dengan anomali cuaca yang sangat unik karena pada saat yang bersamaan ada wilayah yang kekeringan, di tempat…